Punya Senpi Ilegal, Dua Pria di Cokok Polisi di Lokasi Berbeda

Punya Senpi Ilegal, Dua Pria di Cokok Polisi di Lokasi Berbeda

Dua Laki Laki di Tangkap Polisi lantaran Punya Senjata Api Ilegal. Foto Ist

Mandau (katakabar) - Dua orang laki laki belakangan diketahui berinisial AS umur 25 Tahun warga Dusun Durian Canggai RT 3, RW 2, Desa Kepunahan Hilir, Kecamatan Kepunahan, Rokan Hulu, sehari hari berprofesi wiraswasta dan HB umur 41 Tahun warga Jalan Rejo Sari Kilometer 12 Kulim, Desa Air Kulim, Kecamatan Bathin Solapan, Bengkalis terpaksa berurusan dengan Tim Opsanal Reskrim Polsek Kecamatan Mandau pada Sabtu (10/8) sekitar pukul 21.00 WIB, malam tadi.

Pasalnya, AS dan HB punya senjata api ilegal tanpa izin atau dokumen yang sah sebagaimana diatur dalam Undang Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951.

Kapolsek Mandau, Kompol Arvin Hariyadi kepada awak media lewat siara persnya pada Minggu (11/8) mengatakan, kronologi penangkapan Dua orang laki laki tersebut berawal dari penyelidikan yang dilakukan Tim Opsanal Reskrim Polsek Mandau terkait dugaan kepemilikan senjata api salah seorang laki laki inisial AS.

Setelah mengintai beberapa Jam lamanya, inisial AS sedang duduk santai di pinggir jalan persisnya di kawasan Jalan Simpang Puncak,  Desa Boncah Mahang Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis berhasil di tangkap pukul 23.00 WIB.

Kata Kompol Arvin, pada saat AS di geledah Tim menemukan senjata api rakitan abu abu. Dari pengakuannya, senjata api rakitan milik HB sudah Dua hari belakangan di pinjamnya.

Tak berapa lama, Tim menangkap HB di rumahnya. Warga Desa Air Kulim mangaku senjata api benar miliknya tapi sudah diserahkan kepada AS.

"Barang bukti yang berhasil di sita dari HB Satu buah selongsong peluru ditemukan dalam kotak bedak di dalam kamar dan Satu pucuk senjata api rakitan di sita dari AS."

Kini ke Dua pelaku kepemilikan senjata api ilegal sudah di bawa dan di amankan di Mako Polsek Mandau guna kepentingan proses penyelidikan selanjutnya.

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :

Terkait