"Perang" Lawan Narkoba

Polsek Mandau Sikat Bandar dan Pengedar Sabu Sabu di Batshol

Polsek Mandau Sikat Bandar dan Pengedar Sabu Sabu di Batshol

Bandar dan Pengedar Narkotika jenis sabu sabu di Tangkap Tim Opsanal Reskrim Polsek Mandau saat bertransaksi di wilayah Batshol. Foto Ist.

Mandau (katakabar) - Wilayah Kecamatan Bathin Solapan letaknya strategis terbentang di jalan lintas Duri - Dumai yang berfungsi sebagai jalur lintas Sumatera sepertinya, menjadi lokasi dan tempat empuk dan subur bagi oknum aknum di duga pelaku bandar dan pengedar barang haram, narkotika jenis sabu sabu.

Sebagai daerah transit, wilayah Kecamatan Batshol umurnya belum Lima Tahun setelah mekar dari induk, Kecamatan Mandau berbatasan langsung dengan wilayah Kota Dumai, Kecamatan Ujung Tanjung dan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir. 

Hal itu, bisa jadi alasan dari oknum oknun di duga pelaku penyalahgunaan narkotika berpetualang menjalankan bisnis haramnya.

Tapi, para oknum oknum di duga pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu sabu lupa. Kalau Kepolisian Sektor Kecamatan Mandau dan jajarannya siap "tempur" dan "perang" melawan bandar dan pengedar narkotika jenis sabu sabu.

Lihat, pengungkapan kasus tindak pidana narkotika jenis sabu sabu yang dilakukan Tim Opsnal Reskrim Polsek Mandau di kawasan Jalan Rejosari kilometer 12 Kulim, Desa Air Kulim, Kecamatan Bathin Solapan pada Minggu (11/8) sekitar pukul 00.15 WIB dini hari tadi.

Tiga orang laki laki di duga pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu sabu masing masing, inisial JT umur 48 Tahun, wiraswasta, warga Jalan Rejosari kilometer 12 Kulim, Desa Air Kulim, Kecamatan Bathin Solapan, Inisial I umur 36 Tahun warga Jalan Jurong kilometer 2, RT 2, RW 9, Desa Petani Kecamatan Bathin Solapan dan inisial MS umur 19 Tahun tak punya pekerjaan warga Jalan Jurong kilometer 2 RT 2, RW 9 Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan di sikat dan di gulung Tim Opsanal Reskrim Polsek Mandau.

Kapolsek Mandau, Kompol Arvin Hariyadi kepada katakabar.com lewat siaran persnya Minggu (11/8) siang mengatakan, penangkapan ke Tiga Pria yang berperan memiliki, menguasai dan atau mengedarkan serta penyalahgunaan narkotika jenis sabu sabu bermula, dari penyelidikan yang dilakukan Tim Opsnal Reskrim Polsek Mandau pada Sabtu (10/8) sekitar pukul 23.30 WIB, tengah malam terhadap seorang laki laki inisial JT di duga bandar sabu sabu di kawasan Jalan Rejosari kilometer 12 Kulim jalan lintas Duri - Dumai.

Tim Opsnal Reskrim ujar Kompol Arvin, mendapat informasi target, JT sedang di rumahnya. Parahnya, JT sedang bertransaksi jual beli sabu sabu dengan Dua orang masing masing inisial I dan MS. 

Setelah melakukan pengintaian, Tim Opsnal Reskrim dengan cepat menggrebek ke Tiga pelaku di belakang rumah sang bandar, JT.

Pelaku inisial JT dan I dulu berhasil di tangkap saat jual beli sabu sabu. JT menunjukka barang haram sudah dipaketkan I sudah meletakkan duit membeli sabu sabu sebesar Lima Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah. 

Nah, kalau MS di tangkap saat duduk di atas sepeda motor persis samping rumah JT sambil menunggu I kelar membeli sabu sabu, ujar Kapolsek Mandau.

Setelah menangkap Tiga pelaku di lokasi yang sama, Tim Opsnal Reskrim melakukan penggeledahan. Hasilnya, sabu sabu sebanyak 16 paket dan uang penjualan sebesar Satu Juta Sembilan Ratus Delapan Puluh Lima Ribu Rupiah di sita dari tangan JT.

Berikut rincian barang bukti yang diamankan dari hasil penangkapan di duga bandar dan pengedar sabu sabu, Satu paket narkotika jenis sabu sabu seharga Lima Ratus Ribu Rupiah, Lima paket sabu sabu seharga Satu Juta Rupiah, Sepuluh paket sabu sabu seharga Lima Ratus Ribu Rupiah, duit dari hasil penjualan sebesar Satu Juta Empat Ratus Tiga Puluh Lima Ribu Rupiah.

Tidak cuma itu, Satu buah Dompet Hitam, Satu unit Handphone merk Nokia hitam, Satu buah Dompet kecil Orange digunakan untuk menyimpak sabu sabu serta Satu Sendok kecil untuk mengambil sabu sabu.

Kini, ke Tiga tersangka beserta barang bukti sudah diamankan di Mako Polsek Mandau untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dan untuk kepentingan penyidikan.

 

 

 

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :

Terkait