Mampukah Menjadi Bagian Dari Sejarah Rekor Muri!

Tari Kolosal "Indonesia Bekerja Indonesia Jaya Ala LP Kelas II A Bengkalis

Tari Kolosal "Indonesia Bekerja Indonesia Jaya Ala LP Kelas II A Bengkalis

Bengkalis (katakabar) – Sebanyak 60 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Bengkalis, siap siap menjadi bagian pelaku sejarah Rekor Muri Tari Kolosal “ Indonesia Bekerja Indonesia Jaya” Tahun 2019.

Warga binaan lapas terdiri dari 30 orang pria memakai kaos bewarna putih dengan menggunakan tanjak di atas kepala, dan 30 orang wanita memakai baju bewarna merah mengggunakan tanjak berwarna merah putih, serta menggunakan kain samping baik pria dan wanita menari Kolosal "Indonesia Bekerja Indonesia Jaya" pada Kamis (15/8) sekitar pukul 08.00 WIB, pagi tadi.

Senam di mulai secara serentak begitu mendapat aba aba, 60 orang warga binaan Lapas Bengkalis langsung bergerak penuh energik mengikuti irama senam Tari Kolosal.

Jalan kesamping kiri, kanan, ke depan dan belakang, itu lah salah satu gerakan 60 warga binaan tanpa beban terlihat dari raut wajah. Mereka melontarkan senyuman, sambil bergerak energik mengikuti rentak irama Tarian Indonesia Bekerja.

Memang, tak sampai sepuluh menit tapi penampilan para warga binaan Lapas Kelas II A Bengkalis, tetap memukau bagi yang menyaksikan. Kepala Lapas Bengkalis, Maizar bersama jajarannya, terpukau dengan antraksi warga binaan begitu kompak dan semangat.

"Tari Kolosal 'Indonesia Bekerja Indonesia Jaya' merupakan salah satu bentuk ekspresi warga binaan pemasyarakatan dan para petugas pemasyarakatan. Walau warga binaan yang menjalani pidana hilang kemerdekaan tapi di dalam lapas mereka tetap belajar, bekerja, berekspresi dan berkarya di bawah bimbingan petugas pemasyarakatan meski tempat terbatas tetap kreativ tanpa batas," ujar Kalapas Bengkalis, Maizar.

Kata Maizar, paling penting menanamkan kepribadian untuk hidup berkebangsaan demi NKRI. Persiapan cuma lebih kurang dua minggu. Setiap hari latihan, pagi sore hari dan narapidana mampu membuat karya, tarian kolosal ini diciptakan warga binaan dari lapas Bengkalis. Ini sangat luar biasa dan perlu dikembangkan inovasi mereka.

"Kegiatan ini bertujuan, untuk meningkatkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air serta patriotisme pantang menyerah, berani berkorban untuk bangsa dan negara. Memupuk rasa persatuan dan kesatuan dalam bentuk nyata dari pembinaan kepribadian dan kemandirian pemasyarakatan."

Tari Kolosal "Indonesia Bekerja Indobnesia Jaya" sebagai bentuk partisipasi dalam rangka memeriahkan dan merayakan HUTKemerdekaan RI ke 74 dan mendukung program Presiden RI, Indonesia Bekerja,” sebutnya.

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :

Terkait