Advertorial DPRD Kabupaten Bengkalis dan Galeri Foto

Paripurna, DPRD Bengkalis Sahkan APBD-P 2019 Rp 4.04 Triliun

Paripurna, DPRD Bengkalis Sahkan APBD-P 2019 Rp 4.04 Triliun

Dan Paripurna DPRD Kabupaten Bengkalis Sahkan APBD -P 2019 Rp 4.04 Triliun di Pekan Ke Empat Agustus 2019 lalu. Foto Ist.

Bengkalis (katakabar) - Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bengkalis mulai di gelar pukul 14.50 WIB. Para legislator Negeri Junjungan nama lain dari Kabupaten Bengkalis mensahkan Ranperda Perubahan APBD 2019 menjadi Perda degan nilai anggaran sebesar Rp 4,04 triliun pada Senin (26/8) di pekan ke Empat Agustus 2019. 

Hal ini tidak mudah tapi dilakukan lewat  proses panjang dari pembahasan di tingkat komisi hingga ke tingkat Badan Anggaran (Banggar). 

Rapat demi rapat yang dilakukan pihak legislatid dipimpin langsung Ketua DPRD Abdul Kadir didampingi Wakil Ketua I, Indra Gunawan Eet, dan Wakil Ketua III, Kaderismanto diikuti sebanyak 37 orang dari 45 anggota legislatif yang ada.

Pihak Ekskutif, Bupati Bengkalis Amril Mukminin terlihat hadir dalam Rapat Paripurna, termasuk Sekda Bengkalis Bustami, HY, sejumlah Kepala OPD di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis.

Berdasarkan absensi yang di teken seperti disampaikan Sekretaris DPRD, Radius Akima, Rapat Paripurna terbuka dan terbuka untuk umum dengan agenda Laporan Badan Anggaran tentang Ranperda Perubahan APBD Kabupaten Bengkalis Tahun Anggaran 2019.

Sebelum itu, Badan Anggaran (Banggar) DPRD Bengkalis melalui juru bicara, Hendri Hasibuan menyampaikan laporan Banggar terkait “angka-angka” dalam P-APBD Kabupaten Bengkalis Tahun 2019.

Dalam laporannya, selain menyampaikan kronologis dan tahapan pembahasan P-APBD Kabupaten Bengkalis 2019, anggota DPRD dari Fraksi Partai Golkar, menyampaikan beberapa rincian meliputi, pendapatan daerah yang semula Rp 3,811 Triliun menjadi Rp 3,901 Triliun atau bertambah Rp 89 Miliar.

Kata Hendri, pendapatan daerah itu dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang semula kurang lebih Rp 401 Miliar menjadi Rp 429 Miliar dimana bertambah 28 Miliar.

"Soal dana perimbangan menurun dari Rp 3,159 Triliun menjadi Rp 3,126 Triliun. Terkait dana lainnya, Pendapatan yang Sah bertambah sekitar Rp 93 Miliar dari semula Rp 251 Miliar menjadi Rp 344 Miliar. Tentang belanja daerah, semula Rp 3,877 Triliun menjadi Rp 4,064 Triliun bertambah sekitar Rp 187 Miliar."

Untuk Belanja Tidak Langsung (BTL) semula Rp 1,524 triliun menjadi Rp 1,709 Triliun bertambah lebih kurang Rp 185 Miliar. Untuk Belanja Langsung cuma bertambah kurang lebih Rp 1,596 Miliar dari Rp 2,353 Triliun menjadi Rp 2,354 Triliun, kata Politisi Partai Golkar daerah pemilihan Kabupaten Bengkalis 5, Kecamatan Bathin Solapan.

Lepas itu, Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, H Abdul Kadir mempersilahkan masing masing Fraksi kewat juru bicara guna memberikan tanggapan.

Jubir Fraksi Partai Amanat Nasional, Syaukani yang di beri kesempatan kali pertama dan menyatakan, setuju dan  menerima laporan Banggar. Lalu, Jubir Fraksi Partai Golkar, Syahrial menyatakan menerima apa yang disampaikan Hendri Hasibuan. Tapi sebelum menerima, Syahrial melakukan beberapa koreksi terkait “angka angka” yang disampaikan jubir Banggar, Hendri Hasibuan.

Setelah itu, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) lewat jubirnya, H Azmi RF menyatakan, menerima laporan Banggar untuk disahkan menjadi Perda dengan beberapa saran dan catatan.

Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) menyampaikan tanggapan.

Juru Bicara Fraksi PDI-P bisa menerima laporan Banggar meski ada beberapa catatan dan saran kepada pihak eksekutif.

Fraksi Demokrat melalui jubirnya, Nanang Haryanto dapat menyetujui Ranperda P-APBD disahkan dan ditetapkan menjadi Perda P-APBD Kabupaten Bengkalis Tahun 2019.

Fraksi Gerindra Garuda Yaksa lewat jubirnya, Zamzami Harun menyatakan, dapat menerima laporan Banggar tentang P-APBD Kabupaten Bengkalis Tahun 2019.

Dan Fraksi Gabung Negeri Junjungan melalui jubirnya, Franciska Sinambela dapat menerima dan menyetujui laporan Banggar untuk disahkan dan ditetapkan menjadi P-APBD Kabupaten Bengkalis Tahun 2019.

Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Abdul Kadir secara khusus mengucapkan terima kasih kepada anggota Badan Anggaran, Komisi, TAPD, dan seluruh SKPD yang telah bekerja secara maksimal menyelesaikan pembahasan P-APBD 2019 sehingga dapat disahkan.

“Harapan kami,  sebagai pimpinan DPRD beserta seluruh anggota mengharapkan agar pemerintah daerah merealisasikan anggaran P-APBDP 2019 secara maksimal sehingga dapat diserap lewat program dan kegiatan yang sudah ditetapkan dan pada akhirnya memperlancar jalannya roda pemerintahan, " ujar Politisi Partai berlamabang Matahari Biru.

Rapat paripurna pun diakhiri dengan di tekennya kesepakatan bersama pengesahan P-APBD Kabupaten Bengkalis Tahun 2019 oleh Bupati Bengkalis Amril Mukminin, Ketua DPRD Abdul Kadir dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Kaderismanto.

Begitu acara paripurna kelar, Sekretaris DPRD Kabupaten Bengkalis, Radius Akima mengucapkan, ribuan terima kasih kepada seluruh staf yang telah bekerja keras membantu dan memfasilitasi pembahasan dari pagi hingga ke malam baik tingkat Komisi hingga ke tingkat Banggar, sehingga rapat rapat pembahasan berjalan dengan baik, dan berharap  agar dapat ditingkatkan lagi ke depan.

Soal Ranperda tentang P-APBD Kabupaten Bengkalis Tahun Anggaran 2019 yang diajukan Bupati Bengkalis pada Rabu 21 Agustus 2019 lalu, disetujui menjadi Perda.

Sebelum Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis,  H Abdul Kadir menutup Rapat Paripurna pada pukul 16.30 WIB, bersama Bupati Amril Mukminin dan Wakil Ketua DPRD, Kaderismanto meneken kesepakatan bersama pengesahan P-APBD Kabupaten Bengkalis Tahun 2019.

Sekdakab Bengkalis, H Bustami HY, pejabat Pemkab Bengkalis yang hadir dalam Rapat Paripurna tersebut seperti, Kadis PMD juga Plt Kepala Bappeda, Yuhelmi, Kepala Bapenda, H Imam Hakim, Kepala BPKAD, Aulia dan Kaban Kesbangpol, Hermanto Baran.

Selanjutnya, Kadis Sosial, Hj Martini, Kepala DLH, H Arman AA, Kadis Kominfotik, Johansyah Syafri, Kadis Koperasi UMKM, Herman Ahmad, Kadis Kesehatan, dr Ersan Saputra, Kadishub, Djoko Edy Imhar, dan Kadis Dagprin, H Raja Arlingga.

Berdasarkan persetujuan tersebut APBD Kabupaten Bengkalis yang sebelumnya Rp 3,877 Triliun, dengan perubahan tersebut bertambah sekitar Rp 187 Miliar menjadi menjadi Rp 4,064 Triliun.

Dalam Rapat Paripurna tersebut, Bupati Amril Mukminin mengapresiasi saran, tanggapan dan masukan terhadap Rancangan P-APBD Bengkalis Tahun 2019.

Begitu pula terhadap hasil kerja secara maraton tanpa kenal lelah, secara kompak dan  bahu membahu antara Komisi Komisi DPRD dengan Perangkat Daerah, serta antara Banggar DPRD bersama TAPD menghasilkan komitmen bersama berupa, persetujuan untuk penetapan P-APBD Bengkalis Tahun 2019 sebagaimana yang diagendakan pada Rapat Paripurna hari ini.

Putra Menggalo memberi penghargaan atas sikap keterbukaan dari Ketua, para Wakil Ketua, Ketua Fraksi, Ketua Komisi dan seluruh anggota DPRD Bengkalis.

Baik itu, saat penyampaian pandangan umum Fraksi terhadap nota keuangan maupun saat pembahasan dengan seluruh Perangkat Daerah.

Harapannya, kesepakatan antara eksekutif dan legislatif tentang P-APBD 2019 ini untuk dapat segera ditindaklanjuti sesuai peraturan perundang undangan.

”Menyampaikannya kepada Gubernur Riau untuk dilakukan evaluasi, sehingga menjadi dasar ditetapkannya menjadi Perda P-APBD Kabupaten bengkalis Tahun anggaran 2019, " kata suami Kasmarni.

Mantan Kepala Desa Muara Basung ini pun mengintruksikan, kepada seluruh kepala PD dan unit kerja di lingkup Pemkab Bengkalis selaku pengguna anggaran, untuk harus segera mempersiapkan seluruh administrasi, prosedur teknis dan langkah-langkah percepatan pelaksanaan program dan kegiatan.

“Siapkan schedule dan laksanakan segera, karena apa yang telah dianggarkan menjadi kewajiban yang melekat dan akan dipertanggungjawabkan oleh PD masing-masing. Baik progres, manfaat maupun dampaknya bagi pembangunan Kabupaten Bengkalis secara umum,” tegasnya.

Bupati Amril mengajak, pimpinan dan anggota DPRD bengkalis beserta seluruh komponen masyarakat daerah ini, untuk bersama sama mendukung pelaksanaan pembangunan.

“Kita kawal dan kita evaluasi agar pembangunan yang dilaksanakan dapat mensejahterakan dan dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat, " katanya saat  memberi sambutan pada Rapat Paripurna.

Sebelum dilakukan pengesahan RPAD-P Kabupaten Bengkalis tahun 2019, berbagai tahapan telah dilakukan, yakni Tahapan awal telah dimulai pada hari Rabu (21/8) lalu, buktinya Memorandum of Understanding (MoU) antara kedua belah pihak tersebut.

MoU tersebut bertempat di ruang rapat lantai II kantor Bupati Bengkalis, atas Rancangan KUPA (Kebijakan Umum Perubahan Anggaran) dan Rancangan PPAS (Prioritas Plafon Anggaran Sementara) Perubahan tahun 2019. Yang penandatangan MoU ini, langsung dilakukan pihak Ekskutif oleh Bupati Amril Mukminin, dan dari pihak Legeslatif Ketua DPRD, H Abdul Kadir.

Dalam pada itu, selain memberikan sambutan soal MuO Rancangan KUPA (Kebijakan Umum Perubahan Anggaran) dan Rancangan PPAS (Prioritas Plafon Anggaran Sementara) Perubahan tahun 2019. 

Ketua DPRD Bengkalis, H Abdul Kadir juga menyampaikan salam perpisahan, dan berpamitan dengan jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis.

“Ini yang terakhir kami menandatangani MoU tentang anggaran. Walau ada  yang terpilih kembali menjadi anggota DPRD dan memiliki kesempatan untuk menjadi pimpinan dewan, tapi kami sudah memutuskan untuk menjadi anggota biasa," ujarnya.

Untuk itu, khususnya selama kurang lebih 2 Tahun menjadi Ketua DPRD Bengkalis, dirinya mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh pihak jajaran Pemkab Bengkalis kepadanya.

"Jika nanti tidak menjadi pimpinan DPRD lagi dan hanya sebagai anggota biasa, kita (antara Legislatif dan Ekskutif) tetap senantiasa bekerja sama demi keberhasilan pembangunan dalam berbagai sektor, untuk mensejahterakan masyarakat di wilayah Kabupaten Bengkalis," imbuhnya.

Soal Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P), bahwa di APBD-P Kabupaten Bengkalis Tahun 2019 bertambah sebesar Rp186.943.235.604,46.

Jika sebelum perubahan hanya sebesar Rp3.877.649.107.708, namun setelah melalui rancangan anggaran di APBD Perubahan 2019 ini, terjadi penambahan dari Rp 186.943.235.604,46 menjadi Rp 4.064.592.343.312,46.

Wakil rakyat yang hadir mendampingi Ketua DPRD H Abdul Kadir dalam penandatanganan MoU tersebut meliputi, Hendri Hasibuan, Syahrial dan Ibrah Teguh.

Dari jajaran Pemerintah Kabupaten Bengkalis, selain Sekretaris Daerah H Bustami HY, terlihat hadir, diantaranya Asisten Pemerintahan Hj Umi Kalsum, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan H Indra Gunawan, dan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah H Tajul Mudarris.

Sekretaris DPRD, Radius Akimah, Kadis Ketahanan Pangan Syafrizan, Kadis Pemadam kekabaran, Djamaludin, dan Kadis Kominfotik Johansyah Syafri.

Pada tahapan pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD-P) Tahun 2019 pada hari Rabu (21/08/18) petang, dilanjutkan dengan penyampaian Nota Keuangan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Kabupaten Bengkalis tahun 2019.

Penyampaian Nota Keuangan dan Ranperda dari pihak Ekskutif ini, Bupati Bengkalis Amril Mukminin diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) H Bustami, HY, melalui Rapat Paripurna yang terbuka untuk umum, yang langsung dipimpin oleh Ketua DPRD H Abdul Kadir.

Berdasarkan daftar hadir yang ditandatangani, Rapat Paripurna yang berlangsung di Ruang Rapat lantai II Gedung DPRD Bengkalis jalan Antara tersebut, diikuti oleh 25 anggota legislatif, yang dimulai sekitar pukul pukul 15.55 WIB dan berakhir tepat sejam kemudian.

Sedangkan yang hadir dalam Penyampaian Nota Keuangan dan Ranperda dari pihak Ekskutif dari Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama antara lain, Kepala Bapenda H Imam Hakim, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan H Indra Gunawan, Kadis Ketahanan Pangan Syafrizan, dan Kadis Pengendalian Penduduk dan Keluarga H Ismail.

Kemudian, Kadis Pemadam Kebakaran Djamaludin, Kepala Satpol PP Jendri Salmon Ginting, Kepala Badan Kesbangpol H Hermanto Baran, Kadis Kominfotik Johansyah Syafri, serta Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak H Mustafa.

Membacakan sambutan tertulis Bupati Amril Mukminin, Sekda H Bustami HY menjelaskan, pendapatan daerah mengalami kenaikan Rp 89.442.150.165 dari sebelumnya Rp 3.811.649.107.708, menjadi Rp 3.901.091.257.873.

Perubahan pendapatan ini, katanya, berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang sebelumnya Rp 401.063.652.750 menjadi Rp 429.370.673.127. Atau bertambah Rp 28.307.020.377.

Penambah tersebut disebabkan adanya penambahan dari Retribusi Daerah yang pada waktu APBD murni 2019 belum diakomodir. Contohnya, retribusi tempat penginapan/pesanggrahan/villa, pelayanan tempat pariwisata, izin usaha perikanan dan retribusi pemakaian kekayaan daerah.

“Dan terjadi juga pada lain lain PAD yang sah berupa penambahan pendapatan dana BLUD Rumah Sakit Bengkalis dan Rumah Sakit Mandau. Serta penambahan dana kapitasi JKN pada FKTP Puskesmas di Dinas Kesehatan," jelasnya.

Bahwa kenaikan tersebut, di luar Pendapatan Daerah yang Sah naik dari Rp 251.019.710.168 menjadi Rp 344.976.110.168. Atau bertambah Rp 93.956.400.000.

“Dana perimbangan menurun Rp 32.821.270.212 dari sebelumnya Rp 3.159.565.744.790 menjadi Rp 3.126.744.474.578, “jelasnya.

Pengurangan tersebut, disebabkan adanya perubahan proyeksi pendapatan bagi hasil pajak/bagi hasil bulan pajak yang diprediksi tidak akan tersalur seluruhnya ke dalam Kas Daerah Kabupaten Bengkalis.

Sementara, belanja daerah mengalami perubahan dari sebelumnya Rp 3.877.649.107.708 menjadi Rp 4.064.592.343.312,46 atau bertambah Rp 186.943.235.604,46.

Pembiayaan daerah meliputi, penerimaan pembiayaan daerah yang semula Rp 118.000.000.000 menjadi Rp 215.501.085.439,46 atau bertambah Rp 97.501.085.439,46.

“Penambahan penerimaan pembiayaan daerah ini berasal dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun anggaran sebelumnya (SILPA) hasil audit Badan Pemeriksan Keuangan Perwakilan Riau awal Tahun lalu. Pengeluaran pembiayaan daerah tetap Rp 52.000.000.000,” ujarnya.

Terkait penyampaian Nota Keuangan dan Ranperda oleh pihak Ekskutif melalui Sekda Mustami, HY, Ketua DPRD Abdul Kadir mengucapkan terima kasih kepada Bupati yang telah menyampaikan Ranperda tentang di anggaran APBD Perubahan Kabupaten Bengkalis T.A 2019 ini.

“Terimakasih kepada Bapak Bupati Bengkalis, atas  Nota Keuangan dan Ranperda ini. Jadi sebelum rapat ditutup, rapat paripurna ini akan dilanjutkan dengan pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Bengkalis yang akan dilaksanakan pada malam ini juga, “ujar Ketua DPRD, Rabu petang.

Untuk selanjutnya pada malam harinya, berbagai pandangan dan tanggapan yang disampaikan anggota Fraksi fraksi DPRD Kabupaten Bengkalis terhadap penyampaian Ranperda Perubahan APBD 2019 Oleh Bupati Bengkalis

Rapat Paripurna dengan agenda pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Bengkalis tentang pembahasan dan penyerahan KUA PPAS APBD Perubahan ini, di Pimpin Wakil Ketua, Kaderismanto bersama Bupati Bengkalis yang di wakili Sekretaris Daerah, H Bustami HY dan anggota DPRD.

 

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :

Terkait