Kisah Dana Pratama Dan Orang Tak Dikenal

Naik Sepeda Motor Dari Duri Hingga ke Medan

Naik Sepeda Motor Dari Duri Hingga ke Medan

Sargas P2TP2A Mandau Dampingi Dana Pratama. Foto Sahdan

Duri (katakabar) - Raut wajah remaja umur Tiga Belas Tahun, siswa kelas Satu di salah satu SMP Negeri di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis itu, tampak ceria dsn polos seperti remaja lain se umuran dengannya. 

Secara fisik sehat, walau sudah menempuh perjalanan ribuan kilometer menumpang mobil pribadi, mini bus menuju pulang ke Duri, Kecamatan Mandau persisnya di kawasan Wonosobo, Kelurahan Talang Mandi.

Tiba di rumahnya beberapa hari lalu, Ma.., aku sudah pulang, ujar Dana kepada ibunya dan ayahnya, Maradonal sudah sepekan belakangan tidak bisa tidur dan tak tenang memikirkan kemana anak laki lakinya menghilang tanpa kabar berita.

Apalagi, sebelum Dana Pratama di anggap hilang, tidak ada masalah dan baik baik saja.

Itu sebabanya, Dana tidak pulang pulang dan sempat hilang, ibunya sangat sedih tak tahu mengadu kemana. Dan akhirnya, viral di dunia maya.

Cerita Dana kepada Satgas P2T2A Kecamatan Mandau di rumahnya kemarin, merasa iba dengan orang tak dikenal. Dana menemani ke conter handphone. Bahkan, ke pasar malam di Jalan Hang Tuah, simpang Pokok Jengkol dan ke rumah Mbahnya orang tak dikenal tadi di kawasan Kulim Jalan Lintas Duri - Dumai. 

Dari sana, dana bersama orang tak dikenal menunggangi sepeda motor ke Medan. Selama perjalanan dari Duri ke Medan nun jauh ribuan kilometer jarak tempuhnya tidak ada masalah.

"Kami capek istirahat dan kalau lapar makan sambil istirahat lagi, begitu sepanjang perjalanan ke Medan. Om itu, baik. Dana tidak di apa apain hingga sepeda motor rusak sudah hampir tiba di Medan".

Kata Ketua RT di Kelurahan Air Jamban ini, lantaran sepeda motor rusak. Pria yang tak dikenal minta izin pergi untuk menemui keluarganya.

"Tunggu sebentar, jangan kemana mana di sini saja. Iya Om, ujar Dana mengaminkan laki laki yang umurnya jauh lebih tua darinya".

Tak berapa lama, pria itu datang bersama keluarganya dengan mengenderai sebuah mobil pribadi di tempat Dana menunggu.

Melihat pria tak kenal dan keluarganya tiba di tempatnya, dana teringat orang tua dan kampung halaman.

Om.., Dana mau pulang. Tanpa pikir panjang Pria itu menumpangkannya ke mobil pribadi kebetulan mau berangkat ke Pekanbaru. Bak gayung bersambut, Dana menumpang pulang ke Duri persisnya di Sebanga pada 25 Agustus 2018 lalu.

Kini, Dana sudah pulang ke rumah dan kembali sekolah setelah hampir seminggu lamanya libur lantaran iba dan ikut bersama seorang pria tak dikenal.

Segelumit kisah Dana Pratama barangkali, bisa menjadi pembelajaran bagi remaja remaja seumuran dengannya. Khusus ramaja remaja putri mesti hati hati dan jangan mudah percaya dengan orang yang tak dikenal. 

Kepada para orang tua, kita, kamu dan aku walau sibuk mesti mengawasi dan mengintrol anak anak apalagi mereka masih berstatus pelajar sebab, mereka butuh perhatian dari kita selaku orang tua. 

 

 

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :

Terkait