Mesti di Genjot, Pendapatan PBB Baru Dua Miliar Rupiah Per Tahun di Mandau

Mesti di Genjot, Pendapatan PBB Baru Dua Miliar Rupiah Per Tahun di Mandau

Mandau (katakabar) - Pendapatan Pajak Bumi Bangunan baru di angka Dua Miliar Rupiah per Tahun di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau.

Angka ini terbilang rendah melihat kepadatan penduduk dan luas tanah dan lahan garapan yang terbentang di daerah "Kota Minyak" nama lain dari Kecamatan Mandau.

Itu sebabnya, PBB mesti di genjot biar angka terus meningkat perolehannya dari Tahun ke Tahun, kata politisi Partai berlambang Matahari Biru, Syaiful Ardi saat sosialisasi Perda Nomor 2 2018 tentang, perubahan pajak PBB sebelumnya di kawasan Kelurahan Duri Barat awal September 2019 lalu.

Kata anggota DPRD Kabupaten Bengkalis memasuki Dua periode ini, sinergi antara masyarakat dan Bapenda perlu di bangun untuk meningkatkan perolehan PBB.

"Penting kesadaran dari masyarakat untuk membayar pajak. Pelayanan mesti dipermudah biar masyarakat tidak repot saat membayar kewajibannya sebagai warga negara. Bapenda mesti memberikan pelayanan prima kepada masyarakat," ujarnya.

Mewakili Bapenda Kabupaten Bengkalis, Hendra Saputra megatakan, apresiasi dan terimakasih kepada wakil rakyat yang mengusung tema sosialisasi perda nomor 2 2018 tentang, pajak PBB sebelumnya.

"Dalam pendistribusian PBB melibatkan para Ketua RT dan RW setempat. Sosialisasi ini momen buat Bapenda untuk menjelaskan lebih detil soal PBB kepada masyarakat.

Tak di pungkiri, persoalan yang muncul sama semua yang dihadapi warga di daerah seperti, salah nama, ukuran tanah serta banyak tidak diketahui pemiliknya bahkan, PBB ganda banyak pula terjadi, katanya.

Solusinya kata Hendra, perlu pendataan ulang ke depan sebab, warga baru nama saja sudah ada PBB selama ini.

Soal pendataan di Kelurahan Duri Barat,  sudah mulai sejak Tahun 2017 silam. Pada Tahun 2019 belum bisa dilaksanakan dan baru dilakukam pendataan lagi pada Tahun depan.

Nah, terkait tarif pajak. Itu berdasarkan NJOP harga tanah per meter dimana, NJOP berdasarkan zona atau kawasan.

Tapi mesti melihat luas tanah dan model dan jenis bangunan di atas tanah. Ini perlu kroscek lokasi untuk memastikannya besaran pajak yang bakal dibayarkan, tandasnya.

 

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :

Terkait