Sepanjang 2019, Dinkes Bengkalis Sebut 71116 Kasus di Kabupaten Bengkalis

Sepanjang 2019, Dinkes Bengkalis Sebut 71116 Kasus di Kabupaten Bengkalis

Bengkalis (katakabar) – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis, dr Ersan Saputra mengklaim, berdasarkan data Dinas Kesehatan Bengkalis, diabates mellitus (kencing manis) dan hipertensi masuk ke dalam 10 pola penyakit utama.

Demikian disebutkan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Bengkalis, Alwizar, saat launching ‘peluncuran’ Pos Binaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (PosbinduPTM) di SMA Negeri 2 Bengkalis di pekan pertama November 2019 lalu.

"Sepanjang Tahun 2019, hingga Bulan September 2019 terjadi sebanyak 71116 kasus PTM dengan kasus baru sebanyak 30331 kasus dengan persentase 45,4 persen dari total kasus. Rinciannya, hipertensi 80,15 persen, diabates mellitus 10,57 persen, asma 4,73 persen dan PPOK 1,68 persen. Penderitanya bervariasi menurut KU", ujar Alwizar.

Diceritakannya, di Tahun 2018, terdapat 23.840 kasus PTM. di Kabupaten Bengkalis. Jumlah kasus baru sebanyak 7755 kasus dengan persentase 32,53 persen dari total kasus yang ada.

Secara berturut turut kasus PTM didominasi hipertensi, obesitas, asma, dan PPOK dengan penderita menurut KU beragam.

Pada Tahun 2017, terdapat 17380 kasus PTM di Kabupaten Bengkalis. Jumlah tersebut 64,25 persen sebanyak 11167 kasus penderita hipertensi.

Berikutnya, 17,10 persen (2972 kasus) dibetes mellitus (kencing manis), 10,90 persen asma (1894) kasus, 2,45 persen (426) kasus penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), dan 1,75 persen (304) kasus kegemukan (obesitas).

Dari jumlah itu, 37,6 persen (2569) kasuems terjadi pada kelompok umur (KU) 54-54 Tahun, 34,7 persen (6.035) kasus pada KU 55-59 Tahun, 30,5 persen (5301) kasus pada 60-69 Tahun, dan 28,8 persen (4997) kasus pada 20-24 tahun.

Lalu 15,2 persen (2647 kasus pada KU di atas 70 Tahun dan 5,4 persen (939 kasus) pada KU 15-19 Tahun", tandasnya.

 

 

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :

Terkait