Sadis, Gara-Gara Curi Kayu 6 Batang, Buang Dikapak Teman Kerjanya

redaksi
Sadis, Gara-Gara Curi Kayu 6 Batang, Buang Dikapak Teman Kerjanya

ilustrasi pembunuhan

Pekanbaru, katakabar.com - Buang (52) tewas setelah dikapak oleh temannya Su (32) menggunakan kapak saat tak ada perlawanan. Jenazah warga Dusun I Kepenghuluan Babussalam, Kecamatan Pujud, Kabupaten Rokan Hilir ditemukan dalam semak belukar.

“Setelah dibunuh, pelaku meninggalkan jasad korban. Lalu pelaku kabur berusaha menghilangkan jejak,” ujar Kapolres Rokan Hilir AKBP Muhammad Mustofa kepada katakabar.com Kamis (14/11).

Mustofa menyebutkan, peristiwa itu terjadi ketika istri korban, Asnar (48) khawatir lantaran suaminya tidak pulang dari bekerja mencari kayu cerocok.

Asnar menginformasikan kepada tetangganya serta warga lain. Kemudian warga membantu Asnar untuk melakukan pencarian. Sejumlah warga mencari korban di lokasi pengambilan kayu.

“Satu jam setelah pencarian, akhirnya korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” kata Mustofa.

Kondisi korban sangat mengenaskan. Ada luka di bagian leher dan tangan, lalu dibawa ke Puskesmas Pujud untuk dilakukan visum. Hasilnya, tim medis menemukan 2 buah luka robek leher sebelah kiri, dengan panjang 9 cm, luka robek leher sebelah kanan panjang 4 cm.

“Juga ditemukan luka robek pada dagu bawah dengan panjang 2 cm, luka robek di bagian tangan sebelah kanan sepanjang 13 cm, luka robek di bagian pergelangan tangan sebelah kanan dengan panjang 5 cm,” ucapnya.

Setelah mendapat laporan dari keluarga korban, polisi langsung menyelidiki kasus tersebut. Dari hasil olah TKP, polisi mendapat beberapa petunjuk dan barang bukti.

“Tak lama kemudian, petugas berhasil menangkap pelaku tanpa perlawanan. Motifnya, pelaku marah karena kayunya dicuri sebanyak 6 batang saat sama-sama mencari kayu cerocok itu,” terang Mustofa.

Tersangka Su membunuh korban dengan cara melilitkan baju ke mulut, tangan kirinya ke hidung korban, tangan kanan pelaku memeluk kedua tangan beserta badan korban selama lebih kurang satu jam.

Setelah korban tidak berdaya, tersangka melepaskan korban dan mengambil kapak, mengapak leher bagian kanan sebanyak 1 kali, leher bagian kiri sebanyak 2 kali, menenggelamkan korban ke air, mengambil parang di dalam sampan dan menarik kembali korban dari dalam air.

“Tak hanya itu, pelaku juga mengaku, dia mengayunkan parang ke tangan kanan korban sebanyak 8 kali lalu meninggalkan korban,” pungkasnya. (Sany)

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :

Terkait