Siswa SMANSA Mandau "Tutup Usia"

Duka Pagi Hari di Waduk PT Kojo Balai Raja

Duka Pagi Hari di Waduk PT Kojo Balai Raja

Siswa SMANSA Mandau Tutup Usia akibat tenggelam di waduk PT Kojo di Balai Raja. Foto Ist.

Pinggir, katakabar.com - Suasana sekitar waduk nama lain tebat milik PT Kojo yang berada di kawasan Kelurahan Balai Raja Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis sepi dan sunyi seperti hari sebelumnya.

Maklum, waduk itu sangat jarang di kunjungi orang orang sebab, cuma sebagian warga dan khususnya karyawan atau pekerja yang tahu persisnya lokasi tebat yang tak berpagar.

Pagi itu, Jumat 15 November 2019 sekitar pukul 08.40 WIB, waduk kedatangan tamu. Tujuh orang siswa SMANSA Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis tidak sekolah datang berkunjung ke sana.

Adalah Bayu Saputra Sitompul umur 14 Tahun belakangan diketahui namanya, salah satu dari Tujuh pelajar itu. 

Ia meninggal dunia lantaran tenggelam dalam waduk, setelah sempat mencuci sepeda motor yang ditungganginya di pinggir waduk.

Peristiwa meninggalnya Bayu tenggelam di waduk, menggegerkan warga dan karyawan yang berkantor di PT Kojo.

Kapolsek Mandau, Kompol Firman VWA Sianipar SH membenarkan siswa SMANSA Mandau meninggal disebabkan tenggelam dalam waduk milik PT Kojo yang berada di kawasan Kelurahan Balai Raja, Kecamatan Pinggir.

"Benar, telah meninggal dunia seorang siswa yang bersekolah SMANSA Mandau merupakan warga Desa Pinggir disebabkan, tenggelam di waduk milik PT Kojo yang berada di wilayah kelurahan Balai Raja pada Jumat (15/11) sekitar pukul 08.40 WIB", ujarnya kepada sejumlah awak media.

Diceritakan Kompol Firman, berdasarkan keterangan dari saksi, sebanyak Enam orang bersama korban di lokasi saat peristiwa terjadi. 

"Korban bersama teman temannya berjumlah 7 orang tidak masuk sekolah terus pergi ke waduk milik PT Kojo pada Jumat (15/11) sekitar pukul 08.20 WIB. Awalnya, korban mencuci sepeda motor. Begitu selesai mencuci sepeda motor, korban membuka baju dan masih mengenakan celana panjang meloncat dan berenang di waduk. Saat berenang, pas di tengah waduk korban tiba tiba, teriak minta tolong kepada teman temannya yang berada di pinggir waduk.

Melihat korban minta tolong, salah seorang temannya menceburkan diri ke waduk dan berusaha menolong dengan cara menarik tangan korban. Usaha itu sia sia dan tidak berhasil lantaran teman korban kehabisan nafas sebab, waduk cukup dalam. 

Temannya pun meninggalkan korban. Lalu, teman korban ke Dua menceburkan diri ke waduk untuk membantu. Korban hilang dan sudah tidak terlihat lagi.

Selanjutnya ujar Kapolsek Pinggir, salah seorang teman korban lainnya pergi untuk minta tolong kepada security PT Kojo.

Mendapat laporan, security PT Kojo Mendatangi TKP dan menghubungi Polsek Pinggir.

Mendapat laporan,  Tim Opsnal Polsek Pinggir mendangi lokasi kejadian sekitar pukul 09.35 WIB. Korban berhasil ditemukan, langsung dilarikan ke RSUD Mandau untuk di visum. Dari hasil pemeriksaan keterangan dokter rumah sakit, Saleh Wahyudi. Korban telah meninggal dunia disebabkan tenggelam dalam air akibat kekurangan oksigen dan tidak di jumpai bekas luka di badan Korban, sebutnya.

Peristiwa meninggalnya siswa SMANSA Mandau, Bayu takibat tenggelam di waduk milik PT Kojo bisa menjadi pembelajaran bagi pelajar lainnya. Begitu pula kepada para orang tua agar lebih awas lagi kepada anak anak. Pastikan anak anak masuk sekolah biar kejadian serupa tidak terulang.

 

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :

Terkait