Lagi Sendirian di Kamar, Perempuan Beranak Satu di Cokok Polisi

Lagi Sendirian di Kamar, Perempuan Beranak Satu di Cokok Polisi

Perempuan muda beranak Satu umur 26 Tahun bisnis sabu sabu di ringkus Polisi lagi sendirian di kamar. Foto Sahdan.

Bathin Solapan, katakabar.com - Perempuan beranak satu warga Desa Japura Kecamatan Lirik Kabupaten Indragiri Hulu menetap di Duri XIII, Desa Kesumbo Ampai Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis. Belakangan diketahui inisial FY umur 26 Tahun di cokok Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Mandau lagi sendirian di kamar.

Soalnya, perempuan muda beranak Satu di duga melanggar hukum lantaran memiliki, menyimpan dan menguasai narkoba jenis sabu sabu dan perannya sebagai broker atau perantara jual beli barang haram tersebut.

Kapolsek Mandau, Kompok Arvin Hariyadi lewat siaran persnya kepada katakabar.com pada Sabtu (16/11) pagi mengatakan, Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Mandau, pada Jumat (15/11) sekitar pukul 15.00 WIB dapat informasi dari masyarakat. Ada transaksi narkotika jenis sabu sabu di Desa Kesumbo Ampai Kecamatan Bathin Solapan, ujarnya.

Lepas itu ujar Kompol Arvin, Tim melakukan penyelidikan terus dilakukan penangkapan terhadap 1 orang, inisial FY perkara kepemilikan Narkotika jenis sabu sabu.

Penangkapan itu dilakukan terhadap pelaku dalam kamar lagi sendirian. Pas kamar pelaku di geledah, ditemukan Tiga paket narkotika jenis sabu sabu dan seperangkat alat hisap seperti, Bong dan Mancis serta lainnya.

"Saat di interogasi, pelaku mengakui barang haram miliknya baru di beli dari inisial TJ masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO)", tegas Alumni AKPOL 2005 lampau.

Kini, pelaku beserta barang bukti berupa, Tiga paket di duga narkotika jenis sabu sabu yang di bungkus plastik peck berat kotor 0,34 gram miliknya, Satu alat hisap jenis Bong, Satu kaca pirek berisi narkotika jenis sabu sabu berat kotor 0,73 gram, Satu Mancis digunakan untuk membakar dan Satu bungkus rokok tempat menyimpan narkotika jenis sabu sabu sudah di bawa dan diamankan ke Mako Polsek Mandau guna proses penyidikan lebih lanjut.

 

 

 

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :

Terkait