Investasi Nippon Shokubai di Indonesia

Investasi Nippon Shokubai di Indonesia

Jepang, katakabar.com - Nippon Shokubai telah menanamkan invetasinya di Tanah Air, di bawah bendera Nippon Shokubai Indonesia. Modal yang dikucurkan hingga USD 120 Juta pada Agustus 1996 lampau. Perusahaan ini berencana  melakukan ekspansi kapasitas pabrik menjadi 240 ribu metrik ton per Tahun dari saat ini 140 ribu metrik ton per Tahun.

“Nippon Shokubai ini, diharapkan dapat melakukan pengembangan produk turunan dari acrylic acid. Setelah 2021 mendatang, saat mereka commercial operation, kapasitasnya bakal bertambah", kata Menperin.

Menurutnya, Kemenperin tidak cuma mendorong untuk menghasilkan produk kimia hulu tapi, investasi tersebut bisa menciptakan produk kimia hilir. 

“Mereka hampir memproduksi 10 persen dari total kebutuhan produk acrylic acid di dunia. Jadi yang mau dorong produk hilirnya,” sebutnya.

Nah, untuk industri baja, direncanakan bakal bertemu dengan Nippon Steel Corporation. Ini sekaligus dalam upaya mencari solusi untuk peningkatan daya saing industri baja tanah air, biar tidak menjadi salah satu penyumbang deficit neraca perdagangan Indonesia.

“Upaya mengendalikan defisit mesti cari. Di Indonesia, Nippon Steel punya kerja sama dengan Krakatau Steel, proyek investasinya senilai USD 142 Juta. Misinya  agar Krakatau Nippon Steel Sumikin (KNSS) bisa meningkatkan porsi CRC (cold rolled coil) lokal untuk mencapai nilai TKDN produk otomotif", jelasnya.

Dalam lawatan ini, Menperin didampingi Sekjen Kemenperin, Achmad Sigit Dwiwahjono, Inspektur Jenderal Kemenperin, Setyo Wasisto, Direktur Industri Maritim Alat Transportasi dan Alat Pertahanan Ditjen ILMATE Kemenperin, Putu Juli Ardika dan Direktur Industri Kimia Hulu Ditjen IKFT Kemenperin Fridy Juwono.

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :

Terkait