Dinilai Tak Konstruktif, Dewan Sebut Sukiman Tak Layak Pimpin Rohul

Yahya Siregar
Dinilai Tak Konstruktif, Dewan Sebut Sukiman Tak Layak Pimpin Rohul

Anggota DPRD Rohul dari Partai Hanura, Arisman S Sos. Foto Yahya.

Ujungbatu, katakabar.com - Kemarin sore, Anggota DPRD Kabupaten Rokan Hulu dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Arisman S Sos, ngobrol soal situasi dan kondisi pemerintah daerah saat ini, dinilai lengah terhadap kondisi Kabupaten Rokan Hulu yang semakin terpuruk dii segala bidang.

Politisi Partai Hanura ini punya alasan sendiri menyatakan seperti itu. Salah satu contoh nyata yang tak bisa diselesaikan, pembangunan infrastruktur jalan.

Bupati Rokan Hulu, Sukiman sudah Dua Tahun belakangan pimpin Negeri Seribu Suluk tapi, dinilai tidak membangun. Kini sudah di penghujung Tahun 2019, sebelumnya sama saja hingga penghujung 2018 silam.

"Kalau di beri nilai, Sukiman tidak punya keberanian dalam membuat kebijakan yang membangun Rokan Hulu lebih baik. Alasnya, Dua Tahun belakangan, dari 2018 lalu hingga kinii, apa yang di bangunnya, bisa di bilang tidak ada.

"Sekarang ini Dia calon, di bangun sepanjang Satu Kilometer Jalan, rakyat sudah cerdas bisa menilai apa yang dilakukan pemimpinnya", kata Arismas S.Sos kepada katakabar.com saat bincang akrab di Ujungbatu.

Lihat, Jalan Ujungbatu semakin parah dan nyaris tak ada perhatian khusus dari Pemerintah Daerah mau pun Pemerintah Provinsi. Itu disebabkan, koordinasi antara pemerintah daerah dan provinsi tidak berjalan dengan baik. Dan itu menunjukkan soal ketidakmampuan seorang Bupati memimpin daerah.

Menurutnya, walau kerusakan ruas jalan perkotaan Ujungbatu menjadi urusan Pemerintah Provinsi, tidak bisa dilepaskan dari bagian daerah. Disini, terlihat kemampuan seorang Bupati dalam membangun daerah yang dipimpinnya. Kalau ada jalan satu kilo yang saat ini tengah di aspal, itu lantatan Dia mau calon lagi, tegas Arisman.

Masih soal jalan rusak di perkotaan ujungbatu, kata Arisman Bupati Sukiman tidak punya keberanian dalam menertibkan kendaraan besar yang melewati tonase daya dukung jalan.

Dicontohkan, mobil pengangkut hasil galian C yang di duga sangat besar sebagai penyebab terjadinya kerusakan jalan saban hari melintas. Bupati Rohul mestinya turun tangan untuk menertibkan itu, baik dari segi perizinan mau pun kendaraan yang lalu lalang yang di duga sebagai salah satu faktor utama yang membikin jalan rusak parah.

"Itu tidak pernah dilakukan Bupati Sukiman, heran mengapa daerah ini seperti tidak punya Bupati".

Untuk itu, kepada Bupati dapat memerintahkan dinas terkait untuk menertibkan aktifitas kendaraan besar tersebut. Tujuannya, agar tercipta kerja sama yang baik antar semua golongan demi memajukan Rokan Hulu bukan kepentingan perseorangan dan kelompok tertentu", imbaunya.

Masih Arisman, perkara Pilbup 2020 yang sudah di ambang mata. Kepada masyarakat harus lebih jeli terhadap calon calon yang bakal maju pada perhelatan Pilkada di Tahun depan.

"Kabupaten Rokan Hulu harus dipimpin orang orang yang benar benar punya kemampuan dalam memimpin. Baik yang berskala tingkat provinsi dan pusat harus mampu untuk menjalin kerja sama agar terciptanya percepatan pembangunan guna untuk kesejahteraan rakyat".
 

Kini, saatnya kritis yang membangun sebab, jalau perbanyak diam, daerah ini bakal semakin jauh tertinggal dibanding kemajuan percepatan pembangunan di daerah lain.

Masyarakat harus sadar akan hal itu, jika tidak siap siap jalan di tempat. Saya katakan demikian, buktinya pembangunan tidak jalan di daerah ini. Apa yang bakal dibanggakan saat ini, tidak ada. Jika masyarakat memilih yang salah keterlaluan sudah itu", tandasnya.

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :

Terkait