Ilegal! Usaha Aktivitas Eksploitasi Galian C Masih Beroperasi di Rohul

Dewan Sebut Sukiman Loyo dan Gagal Tertibkan Tambang Ilegal

Yahya Siregar
Dewan Sebut Sukiman Loyo dan Gagal Tertibkan Tambang Ilegal

Pasir Pengarian, katakabar.com, Bupati Rokan Hulu, H Sukiman di tuding dan dinilai gagal dan loyo menertibkan pertambangan ilegal, meski persoalan perizinan eksploitasi galian C beralih ke Pemerintah Provinsi Riau.

Demikian dikatakan Anggota DPRD Rohul, Arisman S.Sos kepada katakabar.com di Ujungbatu pada Senin (2/12) pagi. Pengawasan dari Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu lemah, sehingga aktivitas tambang krikil tetap berjalan hingga kini padahal, tidak ada untung dan pemasukan buat PAD Rohul, tegasnya.

Sikap tegas dari Politisi Hanura mendapat apresiasi dari masyarakat. Seorang warga Ujungbatu yang tak mau ditulis namanya, AR mengamini pernyataan Dewan.

"Saban hari banyak truk mengangkut hasil pertambangan lalu lalang dinilai tidak berdampak bagi PAD Kabupaten Rokan Hulu. Jadi, tidak ada alasan bagi pemerintah daerah untuk tidak menertibkannya sebab, apa pun yang bergerak di bidang usaha mesti masuk pajaknya ke kas daerah", ujarnya. 

Kata AR, berapa unit usaha graser yang beroperasi di Kabupaten Rokan Hulu, semuanya oplah produksididuga hasil dari ipenambangan dari galian C ilegal.

"Pendapatan Asli Daerah dari sektor galian C "nihil", apakah Bupati tak dapat membuat kebijakan, apa menunggu hasil bumi Rohul habis baru ada penertiban", tanya anggota PP Ujungbatu, AR.

Menurut AR, melihat dari dampak kerusakan lingkungan disebabkan aktivitas praktek ilegal eksploitasi galian C. Kerusakan lingkungan tidak hari ini tapi, bila kegiatan tambang ilegal terus berlanjut, Sepuluh hingga Dua Puluh Tahun mendatang kerusakan lingkungan cukup dahsyat di Rohul. 

Untuk itu, intansi terkait jangan ikut diam sebab, kerusakan lingkungan yang bakal menanggung seluruh masyarakat Rokan Hulu.

Menanggapi itu, Kepala Badan Pelayanan Terpadu Perizinan dan Penanaman Modal (BPTP2M), Gorneng  S Sos MSi angkat bicara, soal pengurusan perizinan tambang galian C masih terganjal hingga kini. Perizinan tambang bisa terbit, jika RT/RW sudah rampung dalam pembahasan DPRD Rokan Hulu.

"Saat ini, RT/RW tengah dalam pembahasan di DPRD Rohul, sepekan ke depan bisa jadi sudah rampung".

Soal tambang galian C ilegal yang beroperasi beberapa Tahun belakangan, tidak ada untung dan pemasukan bagi PAD Rokan Hulu.

"Kalau itu, bagian dari badan pendapat daerah (Bapenda). Bila ditaksir bisa jadi  kerugian daerah mencapai miliaran rupiah disebabkan tambang galian C ilegal", tandasnya.

 

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :

Terkait