Misteri Babi Ngepet di Surakarta Terkuak

Misteri Babi Ngepet di Surakarta Terkuak

Foto yang diduga babi ngepet yang ditangkap warga (foto: solopos)

SOLO – Kehebohan penangkapan babi yang diyakini sebagian warga sebagai babi jadi-jadian atau ngepet di Kelurahan Mojosongo, Jebres, Surakarta bakal segera berakhir.

Babi yang sempat dikurung Hari Suling, 40, warga perumahan Rinjani Timur RT 005/ RW 019, Kelurahan Mojosongo tersebut dipastikan adalah milik Sigit, peternak babi asal RW 009 kelurahan setempat.

Lurah Mojosongo, Agus Triyono, menegaskan sehari setelah terjadi kehebohan penangkapan babi di pagi buta, Minggu (1/5/2016) kemarin, dirinya didatangi si empunya babi, Sigit. Setelah dilakukan konfirmasi ke rumah penangkap babi, Hari Suling, ternyata sesuai dengan ciri-ciri yang disampaikan pemilik babi.

“Pak Sigit sebagai peternak babi menyebutkan bahwa babinya diberi tanda tindik pada bagian telinganya. Setelah dicek ternyata benar,” ujar Agus saat dihubungi solopos.com, Senin (2/5/2015).

Seperti diberitakan sebelumnya, ratusan warga Kelurahan Mojosongo, Jebres, dan sekitarnya digegerkan oleh penangkapan seekor babi yang diyakini warga sebagai babi jadi-jadian atau babi “ngepet”, Minggu.

Ratusan warga dari berbagai kelurahan terlihat berduyun-duyun mendatangi rumah Hariyanto alias Hari Suling, 40, di kompleks perumahan Rinjani Timur RT 005/ RW 019, Kelurahan Mojosongo, Jebres.

Hari Suling adalah pria yang menangkap babi “ngepet” dan mengamankan babi itu di teras rumahnya. Di teras rumahnya, babi “ngepet” itu diikat tali dan dikurungi dari anyaman bambu seadanya.

“Karena enggak ada warga yang mengaku dan warga sekitar pada takut semua, jadi saya bawa pulang saja. Nanti kalau pemiliknya mencari, ya saya berikan,” ujar Hari Suling.

Tags :#kriminal

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :