Pertempuran Marawi Segera Berakhir

Pertempuran Marawi Segera Berakhir

Suasana perang di Marawi

Manila (asatunews) - Pasukan Filipina mengebom beberapa posisi militan loyalis kelompok Islamic State (ISIS) yang bertahan selama lebih kurang empat bulan di kota Marawi, Minggu 15 Oktober 2017.

Manila mengklaim pertempuran di Marawi dan sekitarnya akan segera berakhir dalam waktu dekat.
Awalnya, Filipina menetapkan target untuk mengakhiri pertempuran di Marawi hari ini. Sejak dimulai akhir Mei lalu, pertempuran di Marawi telah menewaskan lebih dari 1.000 orang.

Sejumlah pesawat jet tempur FA-50 milik Filipina terbang di atas Marawi hari ini, sementara pasukan darat bergerak dari rumah ke rumah untuk melumpuhkan para militan. Area operasi di Marawi kini menyusut hingga hanya dua hektare.

"Kami berharap dapat segera mengakhiri operasi di Marawi ini dalam waktu dekat," kata Kolonel Romeo Brawner, Wakil Komandan Gugus Tugas di Marawi.

Militan pro ISIS menguasai beberapa titik di Marawi, kota mayoritas Muslim di Filipina yang sebagian besar warganya adalah Katolik, pada 23 Mei. Sejak saat itu, 822 militan, 162 personel militer pemerintah dan 47 warga sipil tewas.

Para militan terus bertahan di tengah pengeboman pemerintah Filipina yang juga didukung Amerika Serikat. Kota Marawi hancur berantakan, mirip dengan beberapa wilayah di Suriah dan Irak.

Pekan lalu, militer Filipina menetapkan target 15 Oktober untuk mengakhiri pertempuran di Marawi.
Jumat kemarin, Presiden Rodrigo Duterte juga mengatakan pertempuran di Marawi "hampir usai."

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :

Terkait