Saham Apple Merosot

Saham Apple Merosot

Iphone 8

Katakabar - Apple boleh saja berbangga dengan iPhone barunya yang meluncur September lalu. Namun kini saham perusahaan merosot dan disebut sebagai pertanda minat iPhone 8 yang lemah.

Saham Apple menurun hampir 3% dan menyebabkan analis serta investor bertanya-tanya terkait strategi Apple untuk ponsel barunya.

Operator di Amerika Serikat (AS) dan Kanada telah melaporkan pertumbuhan pelanggan pada kuartal ketiga yang melambat. Sementara itu sumber lain memperkirakan banderol yang terlalu tinggi membuat permintaan iPhone baru melambat.

Chief Executive Rogers Communication, operator terbesar di Kanada mengatakan bahwa selera untuk iPhone 8 dan iPhone 8 Plus yang mulai dipasarkan September lalu telah mengalami penyusutan.

Menurutnya ini menjadi tanda terbaru penjualan yang melemah untuk iPhone X yang menjadi flagship Apple saat ini.

Namun beberapa analis mengatakan keseluruhan produksi ponsel sesuai dengan prediksi mereka sebelumnya, meski tidak jelas apakah penjualan iPhone 8 yang lemah akan merugikan pendapatan dan margin iPhone. Pasalnya pengguna kemungkinan masih memilih untuk membeli iPhone versi sebelumnya yang dinilai lebih banyak keuntungan dan memori yang lega.

Chief Financial Officer Verizon Communication, Matt Ellis mengatakan bahwa jumlah upgrade ponsel pada kuartal ketiga telah menurun dibanding tahun-tahun sebelumnya. Namun ia memperkirakan sebuah lonjakan upgrade saat iPhone X dipasarkan.

“Menurut saya apa yang Anda lihat, ada perbedaan waktu dari beberapa perangkat baru, dibandingkan dengan apa yang kami lihat secara historis. Saat memasuki musim liburan beberapa perangkat baru itu dipasarkan, kami pikir akan ada permintaan yang kuat,” kata Ellis.

Ketidakpastian permintaan iPhone baru juga disertai dengan laporan media Taiwan tentang penurunan produksi iPhone 8, yang mendorong saham Apple turun 2,8%.

“Permintaan iPhone 8 secara alami perlahan keluar dari gerbang. Namun kami percaya bahwa ini adalah pertanda awal siklus iPhone terbaru yang dipimpin iPhone X,” kata Daniel Ives, chief strategy officer di GBH Insights di New York.

Apple sendiri tak lagi memberikan update reguler terkait penjualannya. Namun indikasi dari rantai pasokan mereka, operator dan analisis membantu mengungkapkan permintaan lini terbaru iPhone, Jumat (20/10/2017).

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :

Terkait