Rianto: Pokoknya Persoalan Sampah Itu Musti Beres!

Sahdan
Rianto: Pokoknya Persoalan Sampah Itu Musti Beres!

sampah yang menggunung di TPA Kilometer 9 Kulim Desa Sebangar Kecamatan Bathin Solapan. foto. dok/sahdan

Mandau (katakabar) - Rianto tak menyangka kalau fasilitas lengkap yang ada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di kilometer 9 lintas Duri-Dumai, Kulim desa Sebangar Kecamatan Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis itu, ternyata sudah sejak lama jadi besi tua. 

Inilah yang membikin anggota Komisi II DPRD Kabupaten Bengkalis ini minta supaya Kepala Badan Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Kebersihan (BLHPK) Kabupaten Bengkalis segera merumuskan konsep baru tentang TAP itu. 

"Sarana prasarana sudah lengkap. Jangan lama-lama itu dijadikan besi tua," kata mantan Kepala Desa Petani ini kepada katakabar.com di Duri tadi sore.

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BP2D) ini mengatakan kalau Komisi II DPRD Kabupaten Bengkalis siap mendukung dan mengawasi kinerja BLHPK, biar TPA itu benar-benar bisa berfungsi sebagai mana mestinya. 

Sebab kalau tidak kata lelaki 40 tahun ini, sampah yang datang dari Duri dan sekitarnya bakal segera menggunung di TPA itu. "Kalau sudah seperti itu, masalah baru dan penyakit yang datang," katanya. 

Biar TPA itu bisa terurus dengan baik, Rianto minta BLHPK menyiapkan tenaga SDM yang betul-betul mampu mengelola TPA itu. "Kalau enggak bisa mengelola, cari saja pihak ketiga. Yang penting persoalan sampah musti teratasi," ujarnya. 

Rianto juga mengingatkan supaya BLHPK mengecek, apa betul sampah-sampah yang datang ke TPA itu murni dari pertokoan, pasar dan perumahan. Jangan-jangan ada pula sampah dari balai pengobatan dan rumah sakit. "Kalau sempat sampah kayak gitu ada, kacau," ujarnya.  

Rianto mengaku dalam waktu dekat Komisi II DPRD Bengkalis bakal datang ke TPA itu. "Kami mau mengecek langsung seperti apa kondisi sebenarnya TPA itu," katanya. 

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :

Terkait