Sudah 4 Rampung, Semangat 14 Kecamatan Lagi

Sudah 4 Rampung, Semangat 14 Kecamatan Lagi

Pembangunan Tanggul di 4 Kecamatan Sudah Selesai

Inhil (katakabar) - Akhirnya pembangunan tanggul di Inhil telah selesai dikerjakan, meskipun baru selesai di empat kecamatan dari total 18 kecamatan yang ditargetkan pemerintahan.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Disbun Inhil, Ngadiyo menyebutkan, pada tahun 2017 lokasi pembangunan tanggul di Kabupaten Inhil tersebar di 18 kecamatan.

"Empat lokasi yang selesai dikerjakan yakni kecamatan Tempuling, Kecamatan Batang Tuaka, kecamatan Concong dan kecamatan Pelangiran," kata Ngadiyo di Tembilahan, Rabu.

Berdasarkan klarifikasi, realisasi persentase ke empat lokasi pembangunan tanggul yang telah selesai mencapai angka 100 persen.

"Sedangkan yang berlokasi di 14 kecamatan lainnya masih dalam tahap pengerjaan," tuturnya.

Ngadiyo menambahkan percepatan penyelesaian pembangunan tanggul melalui sistem swakelola yang diterapkan saat ini terkendala dengan sejumlah hambatan di antaranya sulitnya pendistribusian keperluan operasional alat berat ke daerah serta terjadinya kerusakan sejumlah alat berat.

"Saat ini kita masih menunggu mekanik dari provinsi," ucapnya.

Selain itu, kata dia, juga dibutuhkan penambahan operator alat berat, agar daerah yang intensitas kerusakan perkebunan tercatat tinggi dapat segera dipacu.

Apalagi kata dia, sekarang akan memasuki musim penghujan. Curah hujan yang tinggi tentunya akan berdampak terhadap kelancaran pekerjaan.

Lebih lanjut Ngadiyo menyebutkan, Dinas perkebunan Kabupaten Inhil akan terus menggesa percepatan pembangunan tanggul di sejumlah lokasi.

Karena kerusakan perkebunan kelapa ini, sangat berpengaruh terhadap penurunan produksi kelapa dan secara otomatis juga akan berdampak pada pendapatan masyarakat.

"Apalagi 70 sampai 80 Persen perekonomian masyarakat Kabupaten Inhil bergantung pada sektor perkebunan terutama kelapa," jelasnya.

Untuk itulah, ia mengimbau agar pembangunan tanggul yang berlokasi di 14 kecamatan lainnya segera dipacu, terutama untuk lokasi yang progres pekerjaannya masih tercatat rendah.

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :

Terkait