Bikin Puyeng Gas Melon

Chyntia
Bikin Puyeng Gas Melon

tabung gas 3 kilogram. foto. detik

Pekanbaru (katakabar)- Makin hari Mas Irba makin puyeng. Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru ini pun sudah ogah menengok handphone. 

Makin ditengok ponsel itu, kepalanya makin pusing. Sebab saban hari ada ratusan orang mengirim pesan pengaduan kepadanya tentang susahnya mendapatkan gas tabung melon. 

Padahal kalau dihitung-hitung, jatah 658 ribu gas tabung melon di Pekanbaru, cukup untuk kebutuhan masyarakat dalam sebulan. "Tapi kok enggak cukup-cukup?" lelaki bertubuh subur ini heran. 

Alhasil, dia ajaklah sejumlah anggotanya untuk  menyisir agen-agen penjual gas tabung melon itu. Lahhh, ketahuan!!!

Agen di jalan Taman Karya kawasan Panam yang dapat jatah 200 tabung, saat dicek ternyata cuma ada 90 tabung. "Sisanya kemana?" Ibra menyemprot agen itu. Si agen diam.  

Setelah ditelusuri, rupanya si agen menjual gas tabung melon yang "lenyap" tadi ke becak- becak dan keranjang. Tabung gas itulah yang kemudian ketemu di di warung- warung. 

"Yang kayak ginilah yang membikin alokasi gas tadi enggak cukup. Hari ini saja saya menemukan dua pangkalan yang nakal. Keduanya sudah kami beri sanksi," ujar Irba kepada katakabar.com dua hari lalu. Dia tidak merinci sanksi apa yang diberikan kepada dua pangkalan nakal tadi.  

Mestinya yang semacam ini kata Ibra tidak akan   kejadian kalau pihak kecamatan dan kelurahan mau bersama-sama mengawasi distribusi gas 3 kilogram tadi. 

"Dalam surat keputusan walikota, yang mengurusi distribusi gas bersubsidi itu kan bukan cuma Disperindag. Tapi ada kecamatan dan kelurahan," katanya.
 

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :

Terkait