Bulan Depan Sudah Beroperasi

Pabrik Tapioka Raksasa Mantan PNS

Sahdan
Pabrik Tapioka Raksasa Mantan PNS

Mantan Camat Mandau, Drs Hasan Basri dan Manajer Operasional Pabrik Tapioka, Theo Setiawan di Kandis, Kabupaten Siak. foto. sahdan

Siak (katakabar) - Tak sia-sia Hasan Basri pensiun dini dari pegawai negeri dua tahun lalu. Sebab  ternyata mantan Camat Mandau ini sudah hampir rampung membikin pabrik tapioka raksasa di kawasan Kandis Kabupaten Siak. 

Pabrik yang segera beroperasi bulan depan itu mampu menghasilkan 25 ton tapioka perjam. Ini hasil dari melebur 300-400 ton singkong.

"Pabrik ini akan mampu menampung 3500 ton singkong pertahun," kata Ketua Umum Masyarakat Singkong Indonesia (MSI) Provinsi Riau ini tadi malam.

Hasan mengatakan, dalam lima tahun ke depan, bakal ada sedikitnya 5 pabrik tapioka di Riau. "Ini target kami biar sekitar 20 ribu hektar lahan tidur yang ada di sejumlah kabupaten-kota di Riau, menjadi kebun singkong," katanya. 

Walau bakal ada pabrik sebanyak itu kata Hasan, pihaknya tidak khawatir soal pemasaran. Sebab sampai saat ini, dua pabrik kertas raksasa, PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) dan PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) yang membutuhkan sekitar 240 ribu ton tapioka pertahun, masih mengimpor dari Thailand.

"Jadi, biarlah kami kelola lahan tidur itu dari pada harus terus-terusan menjadi langganan terbakar saban musim kemarau. Kalau itu dikelola kan bermanfaat bagi masyarakat. Pendapatan mereka bertambah," ujarnya. 
 

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :

Terkait