Pecatan Polisi Gembong Narkoba Inhu (4)

Leex...Alex!

Yuswanto
Leex...Alex!

Alex memegang bungkusan sabu saat Polres Inhu menggelar press release kemarin. foto. yus

Rengat (katakabar) - Alexander alias Alex (33)  tertangkap, bukan berarti pekerjaan polisi beres. Yang ada justru, polisi masih terus memburu siapa yang memasok sabu dan senjata api kepada warga Airmolek, Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) ini. 

Memang, waktu diinterogasi, Alex mengaku mendapatkan sabu dari MJ, warga Desa Pasir Ringgit, Kecamatan Lirik kabupaten yang sama. 

Kalau untuk Alex saja banyaknya sabu sudah segitu, berarti MJ boleh dibilang agen besar. Dan bukan  tertutup kemungkinan pedagang seperti Alex yang notabete jaringan MJ masih ada yang berkeliaran. 

Asal tahu saja, Alex mengaku bisa menjual sabu 1 kilogram dalam kurun waktu sebulan. Kalau harga 1 gram sabu Rp2 juta, ini berarti dalam sebulan transaksi Alex mencapai Rp2 miliar! Busyeet! Berapa pula transaksi MJ yang buron itu?

Itu soal sabu. Tentang senjata api yang sudah dipakai oleh Alex sejak tahun 2013, juga masih menjadi pekerjaan teramat penting yang harus diungkap polisi. Siapa yang memasok FN itu kepada Alex. 

"Yang jelas kita berusaha membersihkan Inhu ini dari peredaran narkoba. Insya allah ini akan berhasil jika didukung penuh oleh masyarakat," Kapolres Inhu AKBP Arif Bastari optimis. 

Sembari memburu pemasok sabu, senjata api dan sesiapa yang terkiat jaringan Alex, polisi juga sedang berkoordinasi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Inhu. Ini terkait kasus lama Alex. Maklum, lelaki ini sempat kabur dari Rutan Kelas IIB Rengat saat proses hukum kepadanya sedang berjalan. 

Lalu soal kasus yang sekarang, "Pemberkasannya sedang berjalan," ujar Kapolres.
 

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :

Terkait