Mutiara Indonesia Mendunia

Mutiara Indonesia Mendunia

Foto : Istimewa/net

JAKARTA (Katakabar)- Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Rifky Effendi Hardijanto mengatakan Indonesia merupakan salah satu pemain utama mutiara di dunia.


Dari 11 ton per tahun produksi jenis mutiara laut selatan (south sea pearl) di dunia, 5 ton berasal di Indonesia. Indonesia menjadi produsen terbesar mutiara laut selatan.

Kemudian disusul Australia dengan 4 ton per tahun. Lalu, negara lain seperti Filipina dan Myanmar.

"Jadi di Indonesia menghasilkan yang namanyasouth sea pearl, mutiara laut selatan dan Indonesia penghasil utama karena Indonesia paling besar dari sisi bobot," seperti yang dilansir dari liputan6.com, di Jakarta, Selasa (7/11).

Tak kalah dengan mas, harga mutiara bisa mencapai Rp 500 ribu per gram. Kira-kira kualitasnya hampir mendekati mas.

Meski produsen terbesar, Indonesia belum mendapat untung yang maksimal. Lantaran, Indonesia hanya memasok bahan baku ke luar negeri. Dia bilang, negara tujuan ekspor utama Indonesia ialah Hong Kong.

Karena kebiasaan bisnis di Indonesia hanya sebagai produsen bukan sebagai trader. Yang menentukan harga itu adalah trader yang berpusat, sayangnya belum di Indonesia.

Sebab itu, dia mengatakan, pemerintah akan menjadikan Indonesia produsen sekaligus yang memperdagangkan mutiara. Hal itu salah satunya ditempuh dengan menggelar acara 7th Indonesia Pearl Festival (IPF). Selain itu, pemerintah juga menyiapkan platform yang bisa memperdagangkan mutiara dari Indonesia.

"Ke depan kita bikin portal sehingga melakukan e-commerce, kita bisa melakukan perdagangan secara elektronik," pungkasnya.

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :

Terkait