Setelah Rambut Brian Dijambak Gurunya Hingga Copot

Sahdan
Setelah Rambut Brian Dijambak Gurunya Hingga Copot

ilustrasi kekerasan guru terhadap murid. foto. net

Mandau (katakabar) - Masih ingat dengan Brian 7 tahun murid kelas II SDN 16 Mandau yang dijambak gurunya sampai rambutnya tercabut? 

Kejadian itu tak hanya viral di media sosial (medsos) tapi jadi masalah berkepanjangan. Tak hanya berujung ke polisi, tapi juga merembet hingga ke paguyuban dan bahkan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis meski si guru adalah honorer.

Kalau saja Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis doyan mensosialisasikan Permendikbud Nomor 82 Tahun 2015 tentang, Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Kekerasan di Lingkungan Sekolah, bisa jadi persoalan tadi tidak akan kejadian. Kalaupun kejadian, tidak musti merembet kemana-mana. Sebab sekolah punya hak otonom. 

Di Permendikbud di sebut, bila terjadi kekerasan di sekolah dinas pendidikan wajib membentuk tim penanggulangan yang melibatkan, tokoh masyarakat, pemerhati pendidikan/psikolog dan yang lainnya.

"Setelah dibentuk, tim inilah nanti yang berkoordinasi dengan aparat penegak hukum jika ada tindak kekerasan di lingkungan sekolah yang dilaporkan ke polisi," kata  Ketua Satgas P2TP2A Mandau dan Pinggir, Amran Daud kepada katakabar.com tadi siang. 

Aturan main semacam itu dan aturan main lain yang ada korelasinya dengan dunia pendidikan kata Daud, penting disosialisasikan biar instrumen pendidikan di semua jenjang sekolah memahami.  

"Kalau tenaga pendidik dan kependidikan sudah paham dan melek terhadap aturan main tentang pendidikan, mereka akan bisa menjalankan fungsi dan tugasnya mengajar dan mendidik secara profesional. Kalau sudah profesional, akan terhindar dari tindak kekerasan di lingkungan sekolah," katanya. 

Daud yakin kepala sekolah dan pengawas sudah tahu soal undang-undang dan peraturan pendidikan, merekalah yang kemudian yang harus selalu memberi pembinaaan kepada guru. "Biar guru paham apa-apa saja tindakan guru yang kemudian membikin sekolah tercoreng," ujarnya. 

Lalu wali murid pun dihimbau untuk bisa memahami dan mengerti sistim pendidikan yang dilaksanakan di lingkungan sekolah saat ini. 

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :

Terkait