Jelang Sebulan Punggawa BBM27

Jelang Sebulan Punggawa BBM27

Lukita Dinarsyah Tuwo. foto. net

Batam (katakabar) - Sepekan lagi, genap sebulan Lukita Dinarsyah Tuwo memimpin Badan Pengusahaan (BP) Batam setelah menggantikan pimpinan sebelumnya, Hatanto Reksodipoetro. Dibekali 5 deputi yang salah satunya adalah jenderal berbintang dua, bekas Wakil Menteri PPN/Bappenas di era SBY ini dipatok untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi kawasan di angka 7 persen dalam dua tahun ke depan. 

Menko perekonomian Darmin Nasution mengistilahkan tugas Lukita itu, BBM27: Batam Bersaing Maju 2 tahun 7 persen. 

Bukan perkara mudah bagi mantan Sesmenko Perekonomian ini untuk mencapai target itu. Sebab dua tahun belakangan, kondisi ekonomi Batam sudah kadung terjun bebas dari yang tadinya berada di angka 5,4 persen, setahun belakangan ambruk di angka kurang dari 2 persen. 

Lalu, Lukita disuruh membikin ekonomi kawasan berlari kencang saat kawasan justru sedang berbenah berubah status dari Free Trade Zone (FTZ) menjadi Kawasan Ekonomo Khusus (KEK). 

Dan disaat seperti itu pula, para pembantu (deputy) Lukita justru dipangkas dari yang tadinya tujuh orang menjadi 5 orang. 

Berikut 5 tugas pokok yang musti diberesi Lukita selama dua tahun ke depan; Menyelesaikan dualisme yang selama ini terjadi antara BP Batam dan Pemko Batam. Dualisme tadi dirubah menjadi sinergi. Tak hanya dengan Pemko Batam, tapi juga dengan semua pemangku kebijakan yang ada.  

Lalu BP Batam juga disuruh membikin MoU dengan Pemko Batam terkait pembagian wilayah dan kewenangan, termasuk perizinan, mempercepat pengalihan aset pelayanan publik ke Pemko Batam serta pengalihan SDM BP Batam ke pelayanan terkait.

Berikutnya mempercepat transformasi FTZ ke KEK Batam, meningkatkan investasi, meningkatkan kinerja organisasi BP Batam dan mendukung pembangunan Kota Batam yang nyaman, aman, asri dan lestari. 

Apa dan seperti apa langkah-langkah yang dilakukan lelaki yang sering menjadi langganan personil vokal grup ini memenuhi target itu?  Kita lihat saja. Yang pasti banyak orang optimis kalau lelaki kelahiran Bandaung 56 tahun silam itu mampu mengemban tugas tadi. 

Sebab kehadirannya sudah membikin semua yang berkepentingan di Batam yang tadinya lesu, sekarang sudah semangat. 

Baca juga: Wajah Suram Pulau Batam

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :

Terkait