Cuaca Ekstrem Diperkirakan Berlangsung hingga Maret

Katakabar.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca ekstrem akan terjadi hingga bulan Maret 2020 mendatang. Namun berakhirnya cuaca ekstrem di berbagai daerah di Indonesia tidak akan terjadi secara serempak.

”Kalau dari prediksi kami, cuaca ekstremnya akan silih berganti. Di berbagai daerah diperkirakan cuaca ekstremnya terjadi pada bulan Februari hingga Maret. Namun khusus wilayah Jawa Tengah dan DIY perkiraannya akan datang lebih cepat,” ucap Kepala BMKG, Dwikora Karnawati Rabu (12/2).

Ditambahkan oleh Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Semarang, Tuban Wiyoso mengatakan Jawa Tengah dan DIY memiliki perbedaan cuaca dibandingkan wilayah lain. Pasalnya wilayah Jawa lebih dipengaruhi oleh angin monsun.

”Sehingga curah hujan tinggi terjadi pada kurun waktu bulan Desember hingga Februari, puncaknya pada bulan Januari hingga Februari,” ucapnya.

Terkait dengan potensi datangnya pancaroba, yang perlu diwaspadai adalah angin puting beliung. Biasanya, angin puting beliung merupakan bencana yang sering terjadi saat musim pancaroba.

”Biasanya saat pancaroba juga sering ada hujan lebat disertai dengan angin kencang dan petir. Datangnya juga selalu tiba-tiba,” ucapnya.

Untuk wilayah di Jawa Tengah, semua daerah berpotensi mengalami mengalami hujan lebat disertai angin. Terjadinya angin puting beliung beberapa waktu lalu merupakan gejala masa transisi.

”Kemarin sudah dimulai, ada angin puting beliung di beberapa tempat di Jawa Tengah. Memang begitu, sebab potensinya merata di semua daerah,” ucapnya. Gatra.com

 

Editor : Sany Panjaitan

Berita Terkait