Gagalkan Peredaran 29 Kilogram Ganja Dari Sumbar ke Tualang, Polisi Tangkap Tiga Pelaku

SIAK, katakabar.com - Petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Siak menggagalkan peredaran 29 kilogram ganja asal Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Polisi menangkap tiga orang yang diduga terlibat dengan kepemilikan ganja kering itu.

Kapolres Siak AKBP Doddy F Sanjaya mengatakan, ketiga orang tadi berinisial OS (32), AN (33) dan SM (32). Semunya berperan sebagai pengedar barang haram tersebut.

"Ketiga tersangka tadi diamankan pada Kamis (13/2) kemarin secara terpisah di wilayah Kecamatan Tualang," kata Doddy saat jumpa pers di halaman Mapolres Siak, Jalan Lintas Dayun-Buton, Kecamatan Dayun, Siak, Sabtu (15/2).

Penangkapan ketiga tersangka berawal dari informasi yang diterima petugas Polsek Tualang mengenai adanya orang yang menguasi ganja di daerah Perawang. Informasi itu kemudian diselidiki dan diperoleh sejumlah petunjuk.

"Tersangka OS yang saat itu tengah duduk di salah satu warung pun di diamankan. Saat digeledah, satu paket ganja kering siap edar didapat dari tangan OS," kata Doddy.

Setelah mengamankan OS kata Doddy pihak Polsek Tualang langsung berkoordinasi dengan Satuan Reserse Narkoba Polres Siak untuk mengungkap jaringan narkotika tersebut. Sebab, OS mengaku ganja kering tadi diperolehnya dari AN yang saat itu tengah berada di sebuah bengkel di Jalan Pemda Siak Perawang.

"Tersangka AN tadi pun diamankan dan mengaku masih menyimpan tiga paket ganja yang akan diberikan kepada OS untuk diedarkan. Ganja kering jatah OS tadi disimpannya di dalam karung yang hanya berjarak 20 meter dari bengkel tadi," kata Doddy.

Tidak hanya ganja jatah OS yang disimpan AN di daerah itu, ganja miliknya seberat 4 kilogram juga di simpan di sana.

"Sama-sama dimasukkan ke dalam karung. Ganja itu rencananya akan diedarkan dalam minggu ini ke bandar-bandar kecil yang ada di wilayah Kecamatan Tualang," kata Doddy.

Kepada petugas, AN mengakui masih ada tersangka lainnya yang satu jaringan dengannya dan OS. Mendapat info itu kata Doddy, anak buahnya langsung turun ke TKP dan mengamankan teman mereka berinisial SM di rumahnya, Jalan Pipa Caltex, Kelurahan Perawang, Kecamatan Tualang.

SM juga mengakui kepada petugas memiliki ganja kering sebanyak 3 paket, dua antaranya masih utuh dan satu paket lagi sudah di pecah menjadi paket-paket kecil yang disimpan di belakang Kandang Ayam depan rumahnya.

Saat diinterogasi, SM juga mengakui masih ada seorang lagi teman mereka yang berprofesi seperti mereka di Km 09 Kampung Perawang Barat, Kecamatan Tualang.

Sayangnya, tersangka itu melarikan diri. Namun petugas berhasil menemukan barang bukti sebanyak sepuluh paket ganja kering yang dimasukkan ke dalam dua karung di simpan di dalam rumah tersangka tadi.

"Tersangka OS dan AN ini merupakan residivis kasus penganiayaan dan pencurian. Dari pengakuan ketiganya ganja ini didapat dari seorang pengedar di Kelok Sembilan Sumbar. Jika diduitkan barang bukti ini semua sekitar Rp87 jutaan. Sebab, dari pengakuan ketiganya sekilo ganja ini dihargai Rp3 juta," kata Doddy.

Untuk sementara mereka dikenakan Pasal 114 ayat (2) subs Pasal 111 ayat (2) Subs Pasal 132 Ayat 1 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, ancamannya paling singkat 20 tahun penjara dan hukuman mati.

Editor : Sahril

Berita Terkait