Legislator Senayan Tinjau Kawasan Techno Park Pelalawan

Pelalawan, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten Pelalawan kedatangan tamu 12 anggota Komisi V DPR RI. Tujuan legislator dari senayan ini  untuk melihat langsung kawasan techno park Kecamatan Langgam Kabupaten Pelalawan Propinsi Riau, kamis (13/2) siang.

Soal infrastruktur dan transportasi kawasan techno park Kecamatan Langgam, sebenarnya yang mau di lihat rombongan anggota DPR RI yang dipimpin IR Irwan Bae dari fraksi Partai Golkar posisinya sebagai Wakil Ketua Komisi V DPR RI.

Dengan menggunakan bus pariwisata di kawal pihak kepolisian dan Dishub serta Pejabat Pemerintah Provinsi Riau ke lokasi kawasan techno park, persisnya di gedung Sekolah Tinggi Teknologi Pelalawan (ST2P),.

Setelah bersantap siang, rombongan langsung ke lantai Tiga gedung tempat pertemuan digelar.

Bupati Pelalawan, HM Harris menceritakan asal usul Kabupaten Pelalawan mekar dari Kabupaten Kampar dan memaparkan 7 program strategis yang sudah Jalan kepada Komisi V DPR RI.

Orang Nomor 1 di Kabupaten Pelalawan ini, menjelaskan persoalan pembangunan di awal kepimpinannya, kondisinya tertinggal angka harapan hidup.

Kepala Bappeda Pelalawan, Ir H M Syahrul Syarif M Si menimpali, mengenai pembangunan infrastruktur dan tranportasi yang terintegrasi. Kawasan techno park ini, program nawacita Presiden RI dan Pemerintah Republik Indonesia. Dalam pengembangan kawasan dan wilayah yang terintegrasi perlunya pembangunan di segala sektor di kawasan industri dan pendidikan yang sangat potensial.

Transportasi jalan menjadi sangat penting dalam membangun kawasan terintegrasi, seperti Lintas Bono, Sokoi, Kuala Kampar dan lainnya. Potensi kawasan tecno park kata M Syahrul, ada industri hilir techno park, pariwisata Bono Teluk Meranti, pelabuhan sokoi dan padi di Kuala Kampar serta potensi lainnya, jelasnya.

Wakil ketua Komisi V DPR RI, Irwan Bae menanggapi, Komisi V DPR RI melakukan kunjungan spesifik di Propinsi Riau guna melakukan peninjauan infastruktur dan perhubungan.

"Kunker spesifik di Riau berlangsung dari Selasa (13/2) hingga Sabtu (15/2) nanti. Sebelum ini, Kita tinjau jalan Dua jalur Pekanbaru - Bangkinang dan Tol Pekanbaru - Dumai dilanjutkan ke kawasan Techno Park Pelalawan," ujarnya.

Kunjungan Komisi V ke Pelalawan salah satunya dari ajakan H Syahrul Aidi Maazat LC MA, anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PKS lebih dulu Kunker ke Pelalawan di awal Januari 2020 lalu.

Terlihat jelas permasalahan pembangunan jalan sangat dominan. Memang dibutuhkan usulan pembangunan jalan ke Kementerian PUPR.

Kementerian bisa mengeluarkan diskresi agar pembangunan jalan dapat dilaksanakan dengan menggunakan APBN, meski jalan milik Kabupaten atau Provinsi dengan memasukkan kawasan strategis.

Hal ini seperti usulan kawan-kawan dan prinsipnya jadi perhatian dari Komisi V DPR RI, tandasnya.

Editor : Sahdan

Berita Terkait