Maut Jelang Senja di Sta 74 Proyek Tol Pekanbaru - Dumai

Pinggir, katakabar.com - Pelan tapi pasti Matahari sebentar lagi terbenam di ufuk Barat, sebab Jarum Arloji Tangan sudah menunjukkan pukul 17.00 WIB, di awal pekan kedua Februari 2020 lalu.

Kolong langit, persisnya di Sta 74 lokasi proyek Jalan Tol Pekanbaru - Dumai di kawasan Desa Pinggir, Kecamatan Pinggir, Duri Kabupaten Bengkalis, Riau. Satu unit Crane milik PT Grand Surya Pondasi lagi bergerak (Moving), bisa jadi sudah atau belum beroperasi sesuai fungsinya, seperti mengangkat material material berat di proyek Tol Pekanbaru -Dumai.

Sebelum melanjutkan perjalanan pindah ke lokasi atau melakukan aktivitas lainnya, Crane sempat berhenti. Salah satu bagian Crane mesti di lepas, kalau Crane terlalu panjang, saat moving bisa mengganggu boleh jadi berbahaya bagi kawasan yang mau dilewati.

Dari situ awal petaka seorang pekerja PT Grand Surya Pondasi, belakangan diketahui bernama A Manik umur 23 Tahun tewas mengenaskan tertimpa Boom Crane di lokasi proyek Tol Pekanbaru - Dumai.

Kala itu, A Manik perantau dari Samosir, Sumatera Utara melakukan pekerjaan membuka salah satu bagian Crane. Di lihat dari video, korban saat membuka bagian Crane tidak dilengkapi dengan safety pekerja proyek, seperti helm, sepatu, sarung tangan serta lainnya.

Dalam proses pembukan bagian Crane, sebelum melepas alat alat pengunci bagian Crane yang mau di lepas, bagian Crane mesti di pasang sling biar tidak terjadi hal hal tidak diinginkan terjadi.

Posisi korban saat membuka bagian Crane mesti di samping bukan persis di bawah Crane. Berdasarkan video dan foto yang diperoleh katkabar.com posisikorban bisa jadi persis di bawah bagian Crane.

Kuat dugaan, lantaran bagian Crane yang mau di lepas tidak di pasang sling. Saat proses membuka bagian Crane tiba tiba, Boom Crane lepas menimpa tubuh sosok pekerja yang rajin ini.

Lantaran tertimpa Boom Crane sangat berat, korban tewas di tempat dengan kondisi cukup mengenaskan, pada Senin (10/2) sekitar pukul 17.00 WIB lalu.

Kepala proyek HKI 4B pengerjaan Jalan Tol Pekan Baru-Dumai di kawasan Kecamatan Pinggir, Tomy Herlambang membenarkan kecelakaan kerja hingga menewaskan seorang pekerja.

"Benar Pak, telah terjadi kecelakaan kerja di area pembangunan Jalan Tol Pekan Baru-Dumai pasnya di Sta 74 mengakibatkan seorang pekerja meninggal dunia, pada Senin (10/2) sekitar pukul 17.00 WIB, sore lalu," ujarnya kepada katakabar.com pada Rabu (12/2) malam.

Kata Tomy, pekerja yang meninggal dunia lantaran tertimpa Boom Crane bukan pekerja atau karyawan PT HKI. Tapi, buruh yang meninggal dunia disebakan kecelakaan kerja pekerja PT Grand Surya Pondasi.

"Saya baru tahu ada pekerja kecelakaan kerja, setelah mendapat laporan dari petugas di lapangan sekitar pukul 17.45 WIB," jelasnya.

Cerita Tomy, PT Grand Surya Pondasi mau melakukan pekerjaan di proyek Jalan Tol area Sta 74. Saat itu, para pekerj PT Grand Surya Pondasi tengah melakukan mobilisasi Crane ke lokasi.

Tiba di lokasi alat berat yang mereka bawa di seting untuk melakukan pekerjaan. Di tengah proses seting terjadi peristiwa kecelakaan. Saat proses seting, pihak PT Grand Surya Pondasi tidak menginformasikan dan berkoordinasi kepada HKI 4B.

Andai diinfokan, kami perintahkan K3 untuk turun kelapangan memantau serta mengingatkan tentang keselamatan pekerja, imbuhnya.

"Selaku Kapro HKI 4B mewakili managemen turut berduka cita."

Pihak HKI 4B bersama PT Grand Surya Pondasi di hari itu, bersama mengantarkan jenazah korban kepada keluarganya di Medan untuk dikebumikan sekaligus memberikan bantuan dan santunan kepada keluarga korban, tandasnya.

Editor : Sahdan

Berita Terkait