16 Orang Positif Covid-19, Kantor Bappeda Serdang Tutup

Katakabar.com - Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumut, ditutup sementara dan pekerjaan dilakukan dari rumah atau work from home (WFH) mulai Selasa (22/2). Kebijakan ini diambil setelah 16 pegawai dan tenaga honorer di instansi itu terkonfirmasi positif Covid-19.

Pintu depan kantor itu tertutup rapat. Seorang tenaga honorer mengatakan mereka bekerja dari rumah mulai hari ini.

"Mulai hari ini ditutup tiga hari. Semalam masih kerja seperti biasa, cuma yang 16 itu nggak masuk, dan seluruh ruangan disemprot desinfektan," ucapnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Serdang Bedagai, Akmal, membenarkan adanya 16 pegawai dan tenaga honorer di Bappeda Sergai yang terkonfirmasi Covid-19.

"Tetapi tidak ada kebijakan lockdown. Yang ada pengaturan work from home (WFH) agar tidak terjadi tatap muka dan penyebaran Covid-19. Sebagian pegawai bekerja dari rumah, tapi tetap ada yang di kantor. Intinya tugas-tugas tetap dilaksanakan dengan cara WFH," ujarnya.

Menurut Akmal, kebijakan serupa juga diberlakukan di instansi-instansi lain di Sergai. Namun, dia tidak tahu sampai kapan WFH di Bappeda. Alasannya, hal itu bergantung kebijakan masing-masing kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

Sementara itu, swab massal di kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sergai, Selasa (2/2). Langkah ini dilakukan setelah seorang tenaga honorer terkonfirmasi positif Covid-19.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Serdang Bedagai, Helmi Nur Iskandar Sinaga mengatakan, 40 orang menjalani swab-PCR.

"Tes swab PCR dilakukan setelah seorang tenaga honorer di kantor tersebut dinyatakan positif Covid-19," ucapnya. 

Merdeka.com

Editor : Sany Panjaitan

Berita Terkait