Lawan Corona

16 TKI Ilegal dari Malaysia Ditangkap di Perairan Dumai

Pekanbaru, katakabar.com - Sebanyak 16 Warga Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal yang nekat menyeberang dari Malaysia menuju perairan Dumai, Riau diamankan Polair Polda.

Direktur Polisi Perairan Polda Riau Kombes Pol Badaruddin lewat siaran persnya yang diterima di Pekanbaru, Kamis mengatakan penangkapan itu berlangsung pada Rabu tengah malam tadi sekitar pukul 23.45 WIB. 

"Dari 16 orang itu, satu orang diantara perempuan dan selebihnya laki- laki. Operasi ini kita lakukan sebagai rangkaian untuk  pemutusan penyebaran mata rantai virus covid-19," katanya.

Dari penangkapan itu polisi telah menetapkan seorang nahkoda berinisial Z, L (ABK), TS (ABK) dan Z alias I selaku pengurus TKI sebagai tersangka.

Ia menuturkan perkara ini terungkap saat petugas tengah melakukan patroli di perairan Sungai Dumai kala itu. Kemudian petugas  mencurigai  dua unit speed boat tanpa nama yang melaju di perairan Sungai Dumai. 

Selanjutnya melakukan pengejaran, dan 1 unit kapal dapat diberhentikan. Saat diperiksa didapati 16 TKI tersebut. Sementara, 1 kapal boat lagi berisi 17 orang TKI berhasil lolos.

"Mereka rencana mau pulang ke kampung halaman. Ada yang ke Batu Bara, Tanjung Balai Asahan, dan Rantau Prapat, Sumut," terangnya.

Dari keterangan sementara, para TKI itu diminta ongkos Rp4 juta perorang

"Setelah kita data, kita kemudian koordinasi dengan instansi  penanganan Pencegahan/pemutusan mata rantai penyebaran Virus Covid-19, seperti Dinas Kesehatan Pelabuhan untuk melakukan pengecekan suhu tubuh dan pemberian kartu Heath Alert Card (HAC). Kemudian dari Dinas Keimigrasian  guna pengecekan tindak pidana keimigrasian. Serta melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan guna pemulangan 16 orang TKI ke kampung halaman masing-masing," pungkasnya. 

Para TKI dan pelaku terancam dijerat dengan tindak pidana keimigrasian yakni penyelundupan manusia sesuai dengan Pasal 120 ayat 1 Undang - Undang No 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

 

Editor : Anggi

Berita Terkait