2.000 Spesimen Lebih Diterima Labor Biomolekuler RSUD Arifin Achmad

Pekanbaru, katakabar.com - Tepatnya sudah 2.020 spesimen pasien diterima Laboratorium Biomolekuler Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad Pekanbaru. Dari jumlah itu 1.412 sudah dilakukan pemeriksaan.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliana Nazir menjelaskan, jumlah itu tercatat sejak 19 April hingga Jumat (8/5) kemarin.

"Hasil uji spesimen itu ada yang positif   (Covid-19) dan telah kita sampaikan ke publik," kata Mimi, Sabtu (9/5).

Lab yang diketahui dibangun Pemprov Riau dengan menganggarkan dana sebanyak Rp7 miliar itu memiliki kapasitas pemeriksaan sampel 60 hingga 100 sampel per hari. Dimana telah dilengkapi dengan alat Polymerase Chain Reaction (PCR).

"Untuk memaksimalkan dalam penanganan covid-19 di Riau maka petugas dalam lab tersebut dibagi dalam dua sift yakni siang dan malam. Tentu kita apresiasi para petugas ini," bebernya.

Keberadaan laboraturium itu juga dinilai lebih efisien dalam melakukan pemeriksaan swab pasien dengan hasil yang lebih cepat diketahui. Sebab bisa langsung dilakukan tanpa harus mengirim swab pasien ke Jakarta dengan memakan waktu hingga dua pekan seperti sebelumnya.

"Meski begitu kita tetap melakukan pengecekan menggunakan alat rapid test," paparnya.

Rincinya, hingga kini sudah sebanyak 8.058 pemeriksaan yang dilakukan atau 83,42 persen dari total alat yang sudah didistribusikan. Seperti dipaparkan bahwa alat rapid test yang sudah didistribusikan ke daerah mencapai 9.660.

Dari pemeriksaan ada 88 orang yang hasilnya menunjukkan gejala. Dan setelah dilanjutkan dengan pemeriksaan menggunakan PCR terdapat beberapa pasien yang positif terjangkit virus mematikan asal Wuhan, China itu.

Sementara, untuk diketahui hingga kini ada sebanyak 69 pasien yang positif Corona di Riau. Dimana 35 orang masih dirawat, 28 sehat dan telah dipulangkan. Sedangkan 6 orang meninggal dunia.

Editor : Sany Panjaitan

Berita Terkait