23 Warga Meranti Terjaring Razia Masker

Meranti, katakabar.com - Petugas gabungan Polres Kepulauan Meranti, Dinas Perhubungan dan Satpol PP, Selasa 15 September 2020, melaksanakan operasi yustisi penerapan protokol Kesehatan dan penegakkan hukum protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Virus Corona (COVID-19).

Operasi yang terus digelar saban hari itu berpindah dari satu lokasi ke lokasi lainnya di wilayah pesisir Riau itu. Dari operasi terakhir di Jalan Banglas dan Jalan Imam Bonjol Selatpanjang, Kecamatan Tebing Tinggi, Rabu, sebanyak 23  warga bandel terjaring razia.

Mereka kedapatan tidak menggunakan masker pun disanksi. Mulai dari denda, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia hingga diminta menyapu jalanan kota.

"Ada 23 orang terjaring dalam operasi yang digelar pada hari kedua tersebut. Mereka diberikan teguran tertulis dan sanksi sosial berupa menyanyikan lagu Indonesia Raya dan mengucapkan Pancasila serta menyapu jalan," kata Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito, Rabu.

"Operasi ini dilaksanakan menindaklanjuti Peraturan Gubernur Riau Nomor 22 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19," kata AKBP Eko.

Ia berharap, masyarakat dapat memahami dan mengerti akan pentingnya memakai masker guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Mari kita dukung program pemerintah salah satunya dengan memakai masker sesuai dengan protokol kesehatan untuk meminimalisir penyebaran Virus Corona di wilayah Kepulauan Meranti," ujarnya.

Editor : Anggi

Berita Terkait