3 Strategi Pupuk Indonesia Tingkatkan Kualitas SDM

Pekanbaru, katakabar.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan saat ini pemerintah tengah fokus untuk membangun aspek sumber daya manusia (SDM) di 5 tahun mendatang. Indonesia diprediksi akan memanen hasil dari pembangunan SDM ini dalam 10 hingga 20 tahun ke depan.

Perusahaan pun berlomba meningkatkan kualitas SDM masing masing. Salah satunya BUMN Pupuk Indonesia. Perusahaan pelat merah tersebut melakukan berbagai strategi seperti program sertifikasi SDM bidang pemasaran, Leadership Development Program (LDP), dan program branding assesment.

Direktur SDM dan Tata Kelola PT Pupuk Indonesia (Persero), Winardi mengatakan, program sertifikasi SDM bertujuan untuk meningkatkan kompetensi tenaga pemasar yang semula lebih banyak berperan mendistribusikan produk menjadi memasarkan produk, dengan rata – rata jumlah tenaga pemasar tersertifikasi sebesar 20 persen per-tahun. Program ini juga sebagai salah satu upaya mendukung program Transformasi Bisnis di PT Pupuk Indonesia (Persero) yang diimplementasikan sejak 2017 sebagai langkah strategis menghadapi tantangan industri ke depan.

"Saat ini, telah terlaksana program tutorial dan sertifikasi tenaga pemasar sebanyak lebih dari 80 persen dari hasil mapping jumlah tenaga pemasar di Pupuk Indonesia Grup yang potensial. Sejak program ini dilaksanakan pada Desember 2018 sampai dengan Desember 2019 telah diiikuti sebanyak 368 orang peserta tenaga pemasar," kata Winardi di Jakarta, Rabu (4/12).

Langkah perusahaan dinilai sudah berhasil dan dianugerahi penghargaan dalam ajang Markplus Institute Award 2019 kategori Resource, Infrastructure and Utility pada 4 Desember 2019 di Jakarta.

Selain itu, Pupuk Indonesia pun memiliki program LDP untuk pegawai tingkat grade I dan II yang di dalamnya terdapat materi tentang Competitive Strategic yang sangat dibutuhkan dalam peningkatan Kompetensi seorang Leader. Latar belakang program tersebut yakni sebagai wadah pengembangan kepemimpinan yang disiapkan untuk membekali para calon pemimpin perusahaan.

"Program ini telah terlaksana dengan rata – rata jumlah karyawan yang mengikuti sebesar 20 persen per-tahun atau untuk tahun 2019 sebanyak 237 orang peserta," ungkapnya.

Adapun langkah lainnya dalam rangka penguatan SDM yakni program branding assesment di bidang pemasaran. Winardi menerangkan, bbranding merupakan bagian yang penting dalam hal meningkatkan daya saing perusahaan, sehingga perlu disiapkan sebuah strategi sebagai pedoman PT Pupuk Indonesia (Persero) beserta anak perusahaan dalam membangun citra perusahaan.

Dengan citra perusahaan yang baik tentunya akan memberikan nilai tambah dalam bersaing dengan perusahaan swasta baik dalam negeri maupun luar negeri.

"Kami bersyukur atas penghargaan yang kami raih dalam ajang Markplus Institute Award 2019. Ini menjadi salah satu indikator keberhasilan langkah transformasi yang kami lakukan, dan menjadi apresiasi bagi segenap insan pegawai untuk terus mengembangkan kompetensi, dalam rangka meningkatkan daya saing," tutupnya.

 

Editor : Sany Panjaitan

Berita Terkait