4.600 Tabung Elpiji Kembali Disalurkan Pertamina ke Riau

Pekanbaru, katakabar.com - Guna mengantisipasi adanya lonjakan dan mencukupi ketersediaan, menjelang lebaran Idul Fitri 2020, Pertamina kembali salurkan 4.600 tabung gas elpiji 3 kilogram di wilayah Riau. Meski begitu Pertamina memastikan ketersediaan gas di wilayah Riau tercukupi.

Unit Manager Comm. Rel. & CSR MOR I Sumbagut, M. Roby Hervindo dalam siaran persnya, Selasa (19/05) menjelaskan Pertamina sudah memprediksi sebelumnya bahwa akan ada lonjakan konsumsi Elpiji selama bulan Ramadhan ini hingga menjelang lebaran nanti.

"Menurut catatan kami, terdapat peningkatan konsumsi Elpiji 3 Kg hingga mencapai 159 ribu tabung per hari, atau naik sebesar 4 persen jika dibandingkan konsumsi harian normal sebesar 154 ribu tabung," jelas Roby.

Masih menurut Roby, jika konsumsi Elpiji 3 Kg mengalami kenaikan, kebalikannya justru terjadi untuk konsumsi elpiji non subsidi kategori rumah tangga seperti Elpiji 12 Kg, Bright Gas 5,5 Kg dan 12 Kg.

"Kami mencatat penurunan konsumsi elpiji non subsidi sekitar 0,7 persen per hari. Kendati demikian, kami memastikan ketersedian Elpiji jelang lebaran. Stok yang tersedia, mampu memenuhi kebutuhan warga Riau hingga 23 hari ke depan," ungkap Roby.

Ia mengimbau untuk tetap tenang menggunakan Elpiji sesuai kebutuhan dan peruntukkannya. Peran masyarakat juga diharapkan dalam mengawasi distribusi dan penggunaan Elpiji bersubsidi agar tepat sasaran, dan melaporkan jika terdapat indikasi pelanggaran ke Call Center 135.

Selain memastikan akan ketersedian stok Elpiji bagi masyarakat Riau, di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini juga Pertamina melakukan kegiatan rutin berbagi. Yaitu dengan memberikan santunan senilai 30 juta rupiah kepada 150 anak yatim dan dhuafa di wilayah Riau.

Ada yang berbeda dengan kegiatan yang dilakukan oleh Pertamina serentak dibeberapa provinsi tahun ini. Mengingat saat ini sedang berlangsung pandemi COVID-19, maka santunan diserahkan langsung dengan cara mendatangi kediaman anak yatim.

"Tentunya dengan tetap melaksanakan protokol pencegahan COVID-19," pungkasnya.

Editor : Sany Panjaitan

Berita Terkait