819 Napi di Riau Sembuh dari Covid-19

Pekanbaru, Katakabar.com - Dari sebanyak 872 warga binaan di beberapa lembaga permasyarakatan di Riau yang diketahui positif Covid-19, terdapat 819 orang dinyatakan sembuh. Sementara dari ratusan orang hanya satu warga binaan yang dinyatakan meninggal dengan mengidap virus asal kota Wuhan, China itu.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) Riau, Ibnu Chuldun menjelaskan ratusan warga binaan itu tercatat di belasan lapas dan rumah tahanan yang tersebar di seluruh Bumi Lancang Kuning. Mulai dari Lapas Klas IIA Pekanbaru, Lapas Klas IIA Tembilahan, Lapas Klas IIA Bangkinang, Lapas Perempuan Klas IIA Pekanbaru, Lapas Klas IIB Pasir Pangaraian, Lapas Klas IIB Selatpanjang, Lapas Klas IIB Taluk Kuantan, Rutan Klas I Pekanbaru, dan Rutan Klas IIB Dumai.

"Data terakhir di Lapas Klas IIA Pekanbaru ada sebanyak 449 warga binaan positif covid-19. Saat ini hanya 12 orang yang sedang isolasi. Artinya total ada 461 orang warga binaan yang positif covid-19 di lapas ini," terangnya 

Lalu, Lapas Klas IIB Pasir Pangaraian ada dua orang positif covid-19 dan semuanya telah sembuh. Untuk Lapas Klas IIB Selatpanjang masih terdapat satu orang yang isolasi dan 14 orang lainnya sudah dinyatakan sembuh.

Selanjutnya, di Lapas Klas IIA Tembilahan hanya satu orang terkonfirmasi positif dan kini sudah sembuh. Begitu juga di Lapas Klas IIA Bangkinang ada 13 orang terkonfirmasi positif yang semuanya sembuh.

Lalu, Lapas Perempuan Klas IIA Pekanbaru ada sebanyak 85 warga binaan yang positif covid-19. Semuanua sudah dinyatakan sembuh. Hal serupa juga terjadi di Lapas Klas IIB Taluk Kuantan dari total positif covid-19 sebanyak 84 dan semuanya sembuh.

Sementara, kasus covid-19 di klaster warga binaan terbanyak terdapat di Rutan Klas IIB Dumai yakni sebanyak 200 orang. Dimana 162 diantaranya sudah dinyatakan sembuh dan sisanya masih menjalani isolasi.

Terakhir, di Rutan Klas I Pekanbaru ada 11 orang positif covid-19 dan semuanya dinyatakan sembuh.

Editor : Sany Panjaitan

Berita Terkait