Ada Tapir Mati di Kuansing, BBKSDA Riau Diminta Usut Tuntas

Pekanbaru, Katakabar.com - Masyarakat Kecamatan Logas Tanah Darat, Senin (14/12) kemarin menemukan bangkai Tapir di sebuah kebun karet milik warga. Satwa dilindungi dengan nama latin Tapirus Indicus ditemukan mati dengan sejumlah luka yang diduga sengaja dilakukan oleh orang tak bertanggung jawab.

Aktivis Komunitas Pencinta Satwa Liar dan Hewan Dilindungi Kuantan Singingi, Jhan Fredy Butar-butar menceritakan tapir itu diduga sengaja dibunuh. Sebab terdapat beberapa luka pada tubuhnya. Seperti kondisi leher dan bagian perut yang luka menyerupai lobang peluru senjata api, badannya juga penuh sayatan.

"Kita perkirakan sudah 8 jam satwa itu tewas saat by kita temukan di kawasan Gunung Medan, Dusun 2, Desa Perhentian Luas itu," bebernya.

Setelah menemukan bangkai satwa tersebut, pihaknya lantas menghubungi BBKSDA Riau untuk proses selanjutnya. Ia meminta pihak BBKSDA Riau mengusut pelaku pembunuh satwa dilindungi tersebut.

"BKSDA Provinsi Riau harus menemukan pelaku pembunuhan dan mereka harus dijerat hukum sesuai yang berlaku. Setidaknya ini untuk mengedukasi warga agar tidak semena-mena membunuh hewan yang dilindungi," tandasnya.

Editor : Sany Panjaitan

Berita Terkait