Agen Simbolon: Satpam Dari NTT, PT PCR Langgar Permen Tenaga Kerja

Duri, katakabar.com - Aktivis buruh Duri, Kabupaten Bengkalis, Agen Simbolon menyoroti Petugas Keamanan atau Satpam inisial SB umur 31 Tahun baru diperkerjakan PT PCR berasal dari Kelurahan Eimadake, Kecamatan Sabu Raijua, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Ini sangat memprihatinkan, seolah olah rakyat Mandau khususnya masyarakat di areal PT PCR itu, tidak ada yang menganggur.

"Saya tahu buruh yang dulunya bekerja di PT PCR, perusahaan yang bergerak di sektor kelapa sawit tidak diterima bekerja," ujarnya kepada katakabar.com di Duri, via WhatApp pada Minggu (23/2) sore.

Menurutnya, PT PCR telah melanggar ketentuan Pasal 19 Tahun 2012 Peraturan Menteri Tenaga Kerja tentang syarat syarat penyerahan sebagian pekerjaan kepada Perusahaan lain.

Soal itu, Disnaker wajib melakukan pengawasan terhadap pelanggaran perusahaan tersebut. Permasalahan seperti ini terus terjadi di perusahaan di wilayah Bengkalis.

Hal ini yang tidak berjalan sesuai dengan aturan, sehingga timbullah keributan seperti yang dialami salah seorang yang dijebloskan ke sel Polsek mandau, tegasnya.

Nah, kalau seperti ini keadaan perusahaan sama siapa lagi melapor, dilapor ke Disnaker, Disnakernya tidak mau tahu. Kalau terjadi keributan dan sampai pemukulan di jebloskan ke sel Polisi.

Permasalahan ini sangat serius, perusahaan yang melanggar hukum semua diam penegak hukum, rakyat melanggar hukum sel Polisi menanti.

Dimana letak keadilan yang terus di gadang gadang di Negara ini?

"Saya seru kepada seluruh elemen dan Ormas masyarakat untuk dapat memberikan perhatian atas permasalahan tenaga kerja sekurity yang di Ekspor dari NTT dan terhadap penahanan salah seorang masyarakat yang di duga membogem salah seorang petugas sekurity PT PCR," sebutnya.

Editor : Sahdan

Berita Terkait