Air Berbau dan Jorok, Ini Penjelasan Manajer PDAM Tirta Terubuk Duri

Duri, katakabar.com - Kualitas air bersih yang didistribusikan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Terubuk Cabang Duri, Kabupaten Bengkalis ke pelanggan alami penurunan dari akhir Agustus 2021 lalu hinggga saat ini.

Santing rendahnya kualitas air bersih itu membuat ribuan pelanggan, umumnya rumah tangga mengeluhkan air bersih bau, jorok dan makin keruh berwarna kecoklatan.

"Lihat, kualitas air bersih yang didistribukan PDAM Tirta Terubuk Cabang Duri ke pelanggan, sudahlah keruh kecoklatan, jorok dan berbau," ujar seorang pelanggan, R Amran D sambil menunjukkan foto air di dalam gelas yang diabadikan di handphone.

Menanggapi keluhan para pelanggan, Manajemen perusahaan daerah layangkan  surat guna minta bantuan ke PDAM Tirta Terubuk Pusat di pulau seberang, Bengkalis, untuk dapat menyelesaikan permasalahan dengan mendatangkan tenaga ahli dan mengirim sample air ke Laboratorium Provinsi Riau yang ada di Pekanbaru, ujar Kepala Cabang PDAM Tirta Terubuk Kota Duri dan sekitarnya, Darwin Ginting didampingi Forum Pelanggan, Suhendra, padaRabu (8/9).

Kata Darwin, penyebab berubah sementara kadar air baku yang berasal dari waduk milik PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) lantaran semakin meluasnya habitat tanaman eceng gondok.

"Penyebab sementara berubahnya kadar air dari waduk lantaran semakin meluasnya tanaman eceng gondok. Secara pasti kita tunggu hasil dari penelitian laboratorium yang ada di Pekanbaru," jelasnya lagi.

Perubahan kadar air yang diterimanya dari akhir Agustus 2021 lalu, ini membuat seluruh staf dan operator air terkejut lantaran kadar air berubah drastis meski pengolahan sudah dilakukan seperti biasa bahkan lebih dari biasanya.

"Kepada pelanggan, kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini dan bersabar tunggu prosesnya. Begitu hasilnya keluar, kami kabarkan kembali, terima kasih," harapnya.


 

Editor : Sahdan

Berita Terkait