DKP Bengkalis Taja Pelatihan

Ajarkan Pembuatan POC Alternatif Pemanfaatan Halaman Rumah

Bengkalis, katakabar.com - Siang tadi, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bengkalis, taja pelatihan pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) di Saung Kelompok Wanita Tani Bakri Makmur, Desa Pambang Baru, Kecamatan Bantan.

Kegiatan ini sejalan dengan kemampuan dan daya beli hasil pertanian yang mengalami penurunan disebabkan pandemi Covid19.

Pelatihan diikuti Pengurus dan Anggota Kelompok Wanita Tani (KWT), ibu-ibu Dasawisma dan Kader PKK Kecamatan Bantan serta Desa.

Pelatihan pemanfaatan pekarangan untuk Ketahanan Pangan mesti diselaraskan dengan kegiatan Halaman Asri, Tertata, Indah dan Nyaman (HATINYA) PKK, lantaran pelatihan disinergikan antara DKP dan Tim Penggerak PKK Kabupaten Bengkalis.

“Sekalipun dalam kondisi pandemi Covid 19 hingga kini masih terjadi, kita tidak mesti galau dan stagnan untuk beraktivitas produkstif dan melaksanakan penanaman aneka ragam tanaman di lahan pekarangan, baik secara berkelompok pada plot percontohan maupun di pekarangan masing-masing,” kata DKP Kabupaten Bengkalis, Imam Hakim memberikan motivasi.

Saya meyakini ujar Imam, dalam kondisi seperti ini sekalipun ketahanan pangan atau kecukupan pangan di keluarga tetap terjaga dan aman, bila pemanfaatan lahan di sekitaran rumah dapat diberdayakan secara baik.

“Bahkan dengan aktivitas mengolah lahan sama artinya dengan berolah raga, bergembira dan mengeluarkan keringat. Kitapun bisa makin sehat dan kita semua mudah mudahan dan keluarga terhindar dari wabah Covid 19,” jelasnya.

Kepada ibu-ibu yang hadir, berharap untuk tidak galau terhadap Covid 19, asalkan semuanya senantiasa melaksanakan dan mengikuti protokol kesehatan, seperti menggunakan masker saat bepergian atau  beraktivitas di luar, menjaga kebersihan dengan merutinkan cuci tangan atau lebih baik lagi merutinkan berwudhu dan jaga jarak kala di kumpulan orang-orang, ajaknya.

Kegiatan pelatihan pembuatan POC yang diajarkan oleh Penyuluh Pertanian Lapangan kepada peserta sebagai solusi mendapatkan pupuk tanaman yang ekonomis dengan memanfaatkan air cucian beras yang biasanya hanya dibuang begitu saja.

Tapi, dengan perlakuan dan dicampur sedikit madu atau manisan dan starter bacteri tertentu dapat berubah menjadi pupuk cair alami yang dapat menyuburkan tanaman.

Takarannya sekitar 1 tutup botol air mineral dapat dicampur dengan air 3 liter dan ini cukup untuk luasan tanaman pekarangan sekitar 2 x 3 meter sekali semprot.
 

Editor : Sahdan

Berita Terkait