Aksi Damai Masyarakat Indragiri Hilir Tolak Paham Radikalisme

Tembilahan, Katakabar.com - Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Imir Faishal dan Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan memantau langsung kegiatan Demontrasi Damai yang dimotori Ormas, elemen organisasi masyarakat dan paguyuban di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melakukan aksi damai menolak perpecahan NKRI, mendukung TNI-Polri dalam menjaga NKRI, Kamis (26/10/2020).

Aksi damai tersebut dimotori oleh Anak Muda Milenial Indonesia (AMMI) GP Ansor Inhil, Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKL) Inhil, DPP Pallapi Arona Ogi'e (PAO), Persatuan Batak Bersatu (PBB) Inhil, Persatuan Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Inhil.

Himpunan Keluarga Besar Sriwijaya (HKBS), Ikatan Jawa Riau (IKJR) Inhil, Paguyuban Misuri, Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Inhil, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tembilahan, Forum Pembaharuan Kebangsaan (FPK), Ikatan Keluarga Batak Riau (IKBR) Inhil. Aksi damai tersebut dilaksanakan di Bundaran Jalan M Boya Tembilahan. 

Semua organisasi tersebut sepakat menolak perpecahan NKRI dan mendukung TNI-Polri dalam menjaga kesatuan NKRI di wilayah Kabupaten Inhil.

Setelah perwakilan organisasi menyampaikan pendapat, dilanjutkan dengan penandatanganan deklarasi di sebuah baleho putih.

Usai deklarasi, dilakukan pembagian masker kepada masyarakat yang melintas dan menyambangi Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Imir Faishal serta Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan yang sedang memantau jalannya aksi damai.

Kang erlis yang merupakan anggota Forum Pembauran Kebangsaan yang merupakan sesepuh paguyuban mitra Sunda Riau Tembilahan bahwa pihak mendukung penuh TNI dan Polri dalam menjaga NKRI demi persatuan dan Kesatuan bangsa dalam wadah Bhineka Tinggal Ika 

"Dan menolak semua paham radikalisme yang tidak sesuai dengan adat gotong royong dan kebhinekaan kita," katanya.

 

Editor : Sany Panjaitan

Berita Terkait