Amazon Rilis Bisnis Farmasi Daring di India

Katakabar.com - Perusahaan raksasa ritel online, Amazon baru saja merilis apotek online di India yang dinamakan Amazon Pharmacy. Perusahaan ini akan memulai debutnya di Bangalore, India dan mungkin akan diujicobakan di kota-kota India lainnya.

Langkah ini dilakukan karena bisnis obat-obatan online selama pandemi dapat mendorong kemajuan bisnis. Terlebih tahun ini, Amazon telah menginvestasikan miliaran dolar dalam perekonomian India.

Layanan Apotek Amazon menawarkan resep, obat bebas dan pengobatan Ayurveda tradisional serta perangkat kesehatan dasar. “Ini sangat relevan di masa sekarang karena akan membantu pelanggan memenuhi kebutuhan penting mereka sambil tetap aman di rumah,” kata juru bicara Amazon dilansir dari BBC, Sabtu (15/8).

Adapun, Amazon mulai bergerak ke ritel farmasi pada 2017. Tahun berikutnya, Amazon membeli startup pengantaran obat ke rumah yang berbasis di AS, PillPack. Pada akhir tahun lalu, perusahaan tersebut memperkenalkan Apotek Amazon ke layanan PillPack.

Pada bulan Januari, Amazon juga mengajukan merek dagang dengan nama Amazon Pharmacy di Inggris, Australia, dan Kanada. Langkah tersebut dipandang sebagai tanda bahwa perusahaan akan memperluas bisnis obat resep secara signifikan di luar AS.

Awal tahun ini, kepala eksekutif Amazon Jeff Bezos memang berjanji untuk melakukan investasi besar di India. Ia berbicara di sebuah acara perusahaan di New Delhi pada bulan Januari, dan mengatakan abad ke-21 akan menjadi abad untuk India.

Amazon telah menetapkan rencana ambisius untuk ekspansi di negara demokrasi terbesar di dunia melalui investasi sekitar USD 6,5 miliar. Seperti peritel AS saingannya Walmart, ia melihat potensi pertumbuhan utama dalam ekonomi yang tumbuh cepat.

Hal ini juga dibuktikan Amazon yang pada Mei lalu yang memasukkan bisnis pengiriman makanan ke India dengan uji coba di empat bagian Banglore.

 

Merdeka.com

Editor : Sany Panjaitan

Berita Terkait