Anak Pejabat Polisi di Riau Dijambret, Pelaku Ditembak

Pekanbaru, Katakabar.com - Luthfi Avaldo (22), pelaku jambret terhadap anak seorang pejabat tinggi Polda Riau ditembak polisi. Korban inisial LT sedang jalan santai tak jauh dari rumah dinas ayahnya, lalu dipepet dua orang pria tak dikenal.

"Pelaku LV (Luthfi) melarikan diri saat ditangkap. Petugas memberikan tembakan peringatan, namun tidak dihiraukan. Kemudian petugas melakukan tindakan tegas dan terukur," ujar Kapolresta Pekanbaru, Kombes Nandang Mu'mim Wijaya, Jumat (15/1).

Aksi jambret terjadi pada Selasa 5 Januari lalu. Korban yang sedang berjalan di sekitaran Jalan Diponegoro sekira pukul 06.00 WIB tiba-tiba dipepet dua pelaku tak dikenal.

Saat itu, korban sedang melihat jam di HP miliknya. Tiba-tiba dua orang pelaku yang mengendarai sepeda motor matic berwarna hijau putih. 

"Pelaku yang dibonceng langsung menarik HP milik korban. HP berpindah ke tangan pelaku yang membawa sepeda motor," kata Nandang.

Saat proses pemberian HP dari pelaku yang di belekang ke pelaku yg membawa motor, tiba-tiba sepeda motor oleng. Lalu kedua pelaku jatuh beserta HP yang diambil. Korban berusaha menarik pelaku yang membawa sepeda motor.

Pelaku yang dibonceng langsung melarikan diri ke arah selatan menuju Bundaran Keris. Sementara HP berhasil diambil oleh korban, sedangkan pelaku yang membawa sepeda motor langsung melarikan diri ke arah utara.

Korban langsung membuat laporan ke Polresta Pekanbaru. Dari laporan korban, polisi memburu para pelaku. Satu pelaku, Luthfi Avaldo dibekuk anggota Unit V Opsnal Satreskrim Polresta Pekanbaru, Selasa (8/1) pukul 22.00 WIB.

"Ada informasi bahwa pelaku LA sedang berada di rumah tantenya di Jalan Duyung. Tim berangkat menuju ke lokasi dan melakukan penggerebekan di rumah tersebut," katanya.

Luthfi yang sedang tidur di ruang tamu kaget saat polisi datang. Dia langsung diamankan, selanjutnya dilakukan pengembangan dan mengamankan barang bukti berupa sepeda motor serta jaket yang digunakan tersangka saat melakukan aksinya.

"Pelaku LV dibawa untuk menunjukkan keberadaan temannya RO. Namun, tiba-tiba LV mencoba melarikan diri dan langsung diberikan tembakan peringatan ke udara. Pelaku tidak menghiraukan, dan petugas langsung  melakukan tindakan tegas terukur," ucap Nandang.

Saat ditanya soal korban merupakan anak salah satu pejabat tinggi di Polda Riau, Nandang enggan membeberkan jabatan ayah korban. 

"Iya, korban anak salah satu pejabat tinggi Polda Riau. Kami masih memburu satu pelaku lainnya," tegas Nandang.

Editor : Sany Panjaitan

Berita Terkait