Aturan Pelaksanaan Salat Idul Fitri 1442 H Tergantung Zona Masing-masing Daerah

Bengkalis, katakabar.com - Bupati Kabupaten Bengkalis, Kasmarni lewat Sekda Bengkalis, Bustami mengatakan, pelaksanaan salat Idul Fitri 1442 Hijiriyah Tahun 2021 di tengah pandemi Covid 19 tetap dilaksanakan. Tapi tergantung zonasi saat ini di masing-masing daerah, yang sudah ditetapkan Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis.

Dari data yang disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Bengkalis, Alwizar, kategori zona yang terbentang di Kabupaten Bengkalis saat ini terdapat 4 zona, meliputi zona kuning, hijau, orange dan merah. Dimana perkembangan zona yang mengalami kenaikan tinggi ini berdasarkan data RW RT per minggu per harinya, ujar Sekda Kabupaten Bengkalis, Bustami saat memimpin Rapat Koordinasi persiapan pelaksanaan salat Idul Fitri 1442 Hijiriyah tahun 2021 Masehi, di Ruang Hang Jebat Kantor Bupati Bengkalis, Jumat (7/5) kemarin. 

Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis menimpali, menyikapi kondisi terkini meningkatnya penyebaran Covid 19, Kementerian Agama (Kemenag) RI menerbitkan aturan penyelenggaraan shalat Idul Fitri 1442 Hijiriyah.

Salat Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijiriyah tahun 2021 Masehi di daerah yang mengalami tingkat penyebaran Covid 19 tergolong tinggi meliputi zona merah dan zona oranye agar dilakukan di rumah masing-masing, sejalan dengan fatwa Majelis Ulama Indonesia dan ormas-ormas Islam lainnya. 

Untuk daerah yang dinyatakan aman, zona hijau dan kuning berdasarkan penetapan pihak berwenang, salat Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijiriyah tahun 2021 Masehi dapat digelar di masjid dan lapangan. Apabila salat Idul Fitri dilaksanakan di masjid dan lapangan, wajib memperhatikan standar protokol kesehatan Covid 19 secara ketat.

Dimana ketentuan jamaah salat Idul Fitri yang hadir tidak boleh melebihi 50 persen dari kapasitas tempat agar memungkinkan untuk menjaga jarak antar shaf dan antar jamaah. Lantaran itu, harus diperhatikan secara betul seluruh jamaah tetap memakai masker, selama pelaksanaan salat Idul Fitri dan selama menyimak khutbah Idul Fitri di masjid dan lapangan khutbah Idul Fitri dilakukan secara singkat dengan tetap memenuhi rukun khutbah, paling lama 20 menit. 

Dilanjutkan mantan Plh Bupati Bengkalis ini, untuk itu keputusan bersama hasil dari rapat ini bakal diterbitkan pada surat edaran selanjutnya.

Kami berharap ketentuan yang sudah berlaku nantinya harus dipatuhi bersama baik itu dari pemerintah sendiri dan masyarakat dalam melaksanakan salat Idul Fitri berjamaah di masjid, sebab ini salah satu upaya kita untuk mengurangi penyebaran Covid 19 di Kabupaten Bengkalis, tandasnya.

Editor : Sahdan

Berita Terkait