Babak Baru Estafet Kepemimpinan di 'Negeri Junjungan'

Pekanbaru, katakabar.com - Balai Pelangi kompleks gubernuran, saksi bisu dimulainya babak baru di 'Negeri Junjungan' nama lain dari Kabupaten Bengkalis. Begitu Gubernur Riau, Syamsuar melantik Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bengkalis, pada Jum'at (26/2) pagi.

Sebelum dilaksanakannya prosesi pelantikan, Bupati dan Wakil Bupati terpilih lebih dulu melakukan transit di Rumah Dinas Gubernur Riau.

Tepat pukul 09.10 WIB, Bupati dan Wakil Bupati bersama rombongan Gubernur Riau, Wakil Gubernur Riau, Ketua DPRD serta Forkopimda Riau ke tempat prosesi pelantikan.

Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Kementerian Dalam Negeri yang dibacakan Kepala Biro Tata Pemerintahan dan Otonomi Daerah Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Sudarman.

Lepas itu, dibacakan Sumpah Janji Jabatan yang dibacakan Gubernur Riau dan diikuti oleh Bupati dan Wakil Bupati.

Terus dilanjutkan dengan pembacaan naskah pelantikan Orang Nomor Satu di Provinsi Riau, berikutnya penandatanganan berita acara dan pengambilan surat keputusan.

Ada tiga pasang kepala daerah dan wakil yang dilantik pada Jumat dua hari lagi Bulam Februari 2021 berakhir, Bupatindan Wakil Bupati Kepulauan Meranti, serta Walikota dan Wakil Walikota Dumai.

Perdana di Riau

Pada pelantikan Bupati, Wakil Bupati, Walikota, serta Wakil Walikota kali ini cukup unik. Lantaran pada prosesi pelantikan iterdapat srikandi yang menjadi kepala daerah.

Adalah Kasmarni. Beliau satu-satunya wanita yang mencatat sejarah sebagai Bupati perempuan pertama di Kabupaten Bengkalis.

Tidak cuma di tingkat Kabupaten Bengkalis, Kasmarni satu-satunya Bupati perempuan pertama di Provinsi Riau.

Selepas menerima ucapan selamat dari Gubernur Riau dan lainnya menjelang mengikuti pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten dan Kota, Kasmarni sempat sampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada seluruh elemen masyarakat Kabupaten Bengkalis.

"Alhamdulillah, kami telah dipercaya oleh masyarakat Kabupaten Bengkalis untuk menjalankan amanah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis, dan ini sebuah tantangan tersendiri, serta dapat menjadi spirit bagi saya sendiri, serta bagi kaum hawa, dimana perempuan bisa menjadi Bupati," ujarnya.

Kita mesti sama-sama yakin kata mantan Camat Pinggir ini, perempuan itu bisa, tidak semua Bupati itu laki-laki, sebab posisi laki-laki dan perempuan sederajat dan terus meningkatkan derajat perempuan.

"Kepada seluruh elemen masyarakat Kabupaten Bengkalis, baik Legislatif, Forkopimda, serta pihak lainnya, bantu dan do’akan kami, mari saling bersinergi untuk meraih masa depan Kabupaten Bengkalis yang bermarwah, maju dan sejahtera di bawah kepemimpinan kami berdua," sebutnya.

Editor : Sahdan

Berita Terkait