Bandar dan Kurir Sabu Digaruk Opsanal Satresnarkoba Bengkalis di Bhatsol

Bhatin Solapan, katakabar.com - Bandar dan kurir barang haram jenis sabu bernama BA umur 27 tahun, petani warga Jalan Pertanian kikometer 14 Kulim Desa Boncah Mahang, dan IM alias Iwan Lao umur 22 tahun, pengangguran warga Jalan Duri-Dumai kilometer 16 Kulim Desa Sebangar, digaruk Tim Opsnal Kepolisian Resor Kabupaten Bengkalis di lokasi berbeda, pada Selasa (1/6) lalu.

Kepala Kepolisian Resor Kabupaten Bengkalis, AKBP Hendra Gunawan yang diteruskan Kasatnarkoba Polres Bengkalis, IPTU Tony A lewat siaran persnya kepada wartawan, pada Senin (6/6) siang mengatakan, pengungkapan bandar dan kurir narkotika jenis sabu ini berawal dari informasi masyarakat, pada Selasa (1/6) sekitar pukul 14.00 WIB, bakal terjadi transaksi sabu di kawasan Desa Air Kulim Kecamatan Bathin Solapan.

Setelah dapat informasi dilakukan lidik, dan begitu informasinya akurat sekitar pukul 15.00 WIB, petugas polisi menangkap pelaku di tepi Jalan Rejosari kilometer 12 Desa Air kulim Kecamatan Bathin Solapan. Saat digeledah ditemukan satu paket diduga narkotika jenis sabu di dalam sebuah kotak rokok, satu unit handphone merk Realme hitam. Tim tanya dari mana asal sabu tersebut, pelaku menjelaskan didapat dari seseorang inisial I di Kecamatam Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis, cerita Kasatnarkoba Polres Bengkalis ini.

Dilanjutkan IPTU Tony, setelah berhasil tangkap BA dan tanya tentang asal sabu dilakukan pengembangan, dan pengejaran sekitar pukul 17.00 WIB berhasil tangkap IM alias Lao di tepi Jalan Sakobotik Desa Sebangar Kecamatan Bathina Solapan. Pelaku kemudian digeledah, dan ditemukan enam paket diduga narkotika jenis sabu di dalam kotak rokok, satu unit handpone Nokia hitam. Penggeledahan dilanjutkan ke rumah pelaku ditemukan satu bungkus plastik pack kosong.

Saat dilakukan interogasi tentang kepemilikan sabu, Lao mengakuinya diperoleh dari seseorang berinisial P di Kecamtan Bathin Solapan.

Kini kedua pelaku sudah dibawa ke Mapolres Bengkalis guna mempertanggung jawabkan perbuatan, dan penyelidikan lebih lanjut, ujar IPTU Tony.

Editor : Sahdan

Berita Terkait