Pengembangan Bandara Tuanku Tambusai

Bandara Rokan Hulu Diajukan ke Pusat

Pasir Pengraian, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) akan mengembangkan dan memajukan Bandara Tuanku Tambusai.

Nama Bandara Tuanku Tambusai Pasir Pengaraian pun telah diajukan ke Kemenhub RI, guna pengembangan sarana dan prasarana di Bandara kebanggaan masyarakat Rohul itu.

Komitmen itu ditunjukkan Bupati Sukiman saat berkoordinasi dengan Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Pasir Pengaraian Tri Yuwono Prasetyo, terkait rencana pengembangan Bandara Tuanku Tambusai.

Dia menyebut, akan berkomitmen untuk mengembangkan dan memajukan Bandara Tuanku Tambusai. Jika keuangan daerah terbatas, dia akan berupaya untuk 'jemput bola' anggaran APBN.

"Pemkab akan mengembangkan Bandar Udara Tuanku Tambusai. Kalau keuangan daerah tidak mampu, kami akan berkoordinasi dengan Kepala Bandara yang mewakili dari Ditjen Perhubungan Udara membahas bagaimana kedepan supaya bandara Tuanku Tambusai ini bisa maju dan bagus," kata Sukiman dalam keterangannya, Jumat.

"Kita berharap, baik dari sarana dan prasarana maupun bisa dimanfaatkan penerbangan sipil dan komersil. Meski saat ini beroperasi tapi masih relatif kecil, kami berupaya Bandara Tuanku Tambusai ini bisa besar dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat banyak," harapnya.

Pemkab juga telah mengajukan secara resmi pengusulan perubahan nama Bandar Udara Pasir Pengaraian menjadi Bandar Udara Tuanku Tambusai ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia.

"Kita sudah mengajukan secara resmi usulan perubahan nama Bandara ini. Dipusatkan nama Bandara ini masih bernama Bandara Pasir Pengaraian, jadi kita ajukan ke Kemenhub untuk diganti dengan Bandara Tuanku Tambusai. Kita abadikan nama Tuanku Tambusai menjadi nama Bandara Rohul, sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasa perjuangan dan meneladani spirit perjuangannya bagi generasi muda," kata Sukiman

Sebagai syarat pengusulan atas perubahan nama Bandara ini telah sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 39 tahun 2019 tentang Tatanan Kebandarudaraan Nasional.

"Nah, syaratnya sudah kita lengkapi termasuk salah satunya surat persetujuan atas penggunaan nama yang bersangkutan atau ahli waris dalam hal nama Bandara. Hal itu juga kita umumkan melalui media cetak, online dan elektronik sesuai dengan prosedur. Kalau keluarganya tidak ada yang komplain, tentu akan di izinkan Kementerian Perhubungan," katanya.

Jika nantinya pengembangan Bandara Tuanku Tambusai ini sesuai dengan rencana, pemkab Rohul punya mimpi akan memiliki dampak potensi ekonomi, investasi dan bisnis yang cukup untuk menarik serta  mempersingkat jarak tempuh bagi masyarakat dengan adanya penerbangan komersial.

"Bandara ini dinilai strategis sebagai penunjang sektor pariwisata, investasi serta dapat meningkatkan perekonomian masyarakat," katanya.

Kepala Bandara UPBU Pasir Pengaraian Tri Yuwono Prasetyo mengaku sebagai perwakilan pemerintah pusat dalam pengelolaan dan penyelenggaraan Bandara didaerah, selalu memberikan support apabila daerah meminta untuk pengembangan Bandara.

"Kami sebagai perwakilan pemerintah pusat yang ada didaerah, kami akan memberikan support kepada daerah apabila daerah meminta untuk pengembangan Bandara. Kami kembangkan sesuai master plan yang sudah ditentukan nantinya," katanya.

Dia mengaku pemkab Rohul sudah mengajukan usulan perubahan nama, dari nama Bandara Pasir Pengaraian menjadi Bandara Tuanku Tambusai.

"Untuk Bandara Pasir Pengaraian yang diusulkan pemkab Rohul jadi Bandara Tuanku Tambusai sedang kami ajukan ke Pusat. Inysaallah dalam waktu dekat bisa terbit dengan nama Bandara Tuanku Tambusai," kata Tri.

Untuk pembangunan dan pengembangan akan diusulkan berdasarkan master plan sesuai kebutuhan dan skala prioritas sesuai dari perencanaan Pemda.

"Usulannya untuk pembangunan sisi udara dan di sisi darat, usulan kami itu nanti akan dibahas di pemerintah pusat. Usulan itu tetap kami sampaikan sesuai dengan Master Plan yang ada, jadi pembangunan itu terarah karena kita sudah ada master plan nya," ujarnya.

Editor : Anggi

Berita Terkait