Banjir Kalimantan Selatan, 15 Orang Meninggal Dunia

Katakabar.com - Korban meninggal akibat banjir di Kalimantan Selatan mencapai 15 orang. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati mengatakan dari 15 korban meninggal, tujuh di antaranya ditemukan di Kabupaten Tanah Laut, Kabupaten Hulu Sungai Tengah 3 orang, Kota Banjar Baru 1 orang, Kabupaten Tapin 1 orang dan Kabupaten Banjar 3 orang.

"Terdapat korban meninggal dunia total sebanyak 15 orang," katanya melalui keterangan tertulis, Senin (18/1).

Raditya juga melaporkan, sebanyak 10 kabupaten dan kota terdampak banjir di Kalimantan Selatan. Antara lain Kabupaten Tapin, Kabupaten Banjar, Kota Banjar Baru, Kota Tanah Laut, Kota Banjarmasin, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Balangan, Kabupaten Tabalong, Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan Kabupaten Batola.

Selain itu, tercatat ada 24.379 rumah terendam banjir dan 39.549 warga mengungsi di Kalimantan Selatan. Rinciannya, Kabupaten Tapin sebanyak 582 rumah terdampak dan 382 jiwa mengungsi, Kabupaten Banjar 6.670 rumah terdampak dan 11.269 jiwa mengungsi, Kota Banjar Baru 2.156 terdampak dan 3.690 jiwa mengungsi, serta Kota Tanah Laut 8.506 rumah terdampak dengan 13.062 jiwa mengungsi.

Selanjutnya Kabupaten Balangan sebanyak 1.154 rumah terdampak dengan 17.501 jiwa mengungsi, Kabupaten Tabalong 407 rumah dengan 770 jiwa terdampak dan mengungsi, Kabupaten Hulu Sungai Tengah 11.200 jiwa mengungsi dan 64.400 jiwa terdampak, Kabupaten Hulu Sungai Selatan 387 rumah terdampak dan 6.690 jiwa mengungsi, Kota Banjarmasin dengan 716 jiwa terdampak, Kabupaten Batola 517 rumah dan 28.400 jiwa terdampak.

Raditya menyebut, data ini berdasarkan laporan yang masuk pada 17 Januari 2021 pukul 14.00 WIB. Sebagai informasi, hujan dengan intensitas sedang menyebabkan terjadinya banjir di Kalimantan Selatan pada Selasa (12/1).

Pemerintah Kalimantan Selatan telah menetapkan status tanggap darurat bencana banjir pada 14 Januari 2021. Sampai saat ini, BPBD juga melakukan pendataan titik pengungsian bagi masyarakat terdampak.

Tim gabungan terus bergotong royong dalam melakukan penanganan bencana yang terjadi. BNPB telah menyalurkan bantuan terhadap 10 kabupaten yang terdampak bencana banjir mulai dari material maupun non material seperti sandang, pangan, terpal, matras, selimut dan peralatan dasar kebencanaan. 

Merdeka.com

Editor : Sany Panjaitan

Berita Terkait