Banjir Kalimantan Selatan, Dua Puluh Ribu Jiwa Terdampak

Jakarta, katakabar.com - Sebanyak 21.990 jiwa terdampak banjir di Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan, lantaran hujan dengan intensitas tinggi sebabkan air sungai di Kecamatan Pelaihari meluap yang terjadi pada Minggu (3/1) pukul 10.30 WITA.

Dari data yang dihimpun Pusat Pengendali Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana pada Jumat (15/1) sekitar pukul 11.40 WIB, siang. Berdasarkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Laut melaporkan, saat ini tinggi muka air terpantau sekitar 150 centimeter hingga 200 centimeter yang merendam 6.346 unit rumah.

Selain itu, BPBD terus melakukan pendataan 5 titik pengungsian bagi masyarakat. Sementara, kses jalan dari Palaihari ke Banjarmasin terputus disebabkan banjir.

Saat ini tim gabungan bergotong royong melakukan penanganan bencana yang terjadi. BPBD Kabupaten Tanah Laut mendata beberapa kebutuhan mendesak yang dibutuhkan masyarakat terdampak, seperti sandang, pangan, terpal, matras, selimut dan peralatan dasar kebencanaan.

Dari pemantauan BMKG, Kalimantan Selatan berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang. BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan siaga, ditengah musim hujan yang akan terjadi hingga Februari 2021.

Masyarakat dapat memantau informasi prakiraaan cuaca melalui Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Sumber: Kepala Pusat Data Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati.

Editor : Sahdan

Berita Terkait