Banwaslu Meranti, Paslon dan Tim Sukses Segera Tertibkan APK

Meranti, katakabar.com - Badan Pengawas Pemilihan Umum Kepulauan Meranti menegaskan kepada Pasangan Calon dan tim sukses segera tertibkan Alat Peraga Sosialisasi (APS) yang masih terbentang di seputar titik - titik tertentu, seperti tempat umum, persimpangan jalan serta lainnya.

"Saya tegaskan kepada Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati dan tim sukses masing - masing di Kepulauan Meranti, segera tertibkan Alat Peraga Sosialisasi (APS), seperti Baliho, Spanduk, Umbul - umbul yang bergambar pasangan calon yang terbentang sebelum masa kampanye," tegas Komisioner Bawaslu Kepulauan Meranti, Romi Indra kepada katakabar.com kemarin.

Kita sama - sama tahu ujar Romi, saat ini masa kampanye Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Meranti tahun 2020 dilaksanakan selama 71 hari ke depan, dari 26 September hingga 5 Desember 2020 nanti.

Untuk itu baliho, Spanduk dan Umbul -umbul yang bergambar pasangan calon dalam konteks kampanye disebut Alat Peraga Kampanye (APK), dimasa kampanye APK yang terpasang harus sesuai dengan ukuran dan jumlah yang sudah ditetapkan KPU sesuai SK Penetapan, jelasnya.

Kata Romi, untuk desain dan materi APK baik yang difasilitasi KPU maupun yang dicetak mandiri oleh pasangan calon wajib sesuai desain yang sudah disetujui KPU Meranti. Begitu dengan pemasangan APK tidak boleh dilakukan ditempat yang dilarang, mesti sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Dalam PKPU 11 tahun 2020 tentang kampanye pasangan calon yang sudah ditetapkan. Paling lambat 5 hari setelah penetapan nomor urut menyerahkan desain dan materi APK ke KPU Kepulauan Meranti. Tidak cuma APK yang difasilitasi KPU, Paslon dan Tim Kampanye dapat mencetak dan memasang APK tambahan berjumlah paling banyak 200 persen sesuai dengan desain dan ukuran yang ditetapkan KPU.

"Bawaslu Meranti sudah menyurati Nomornya 134/K.RI.10/PM.00.02/9/2020 pada 25 September 2020, agar Pasangan calon yang sudah ditetapkan menertibkan alat peraga sosialisasi seperti Baliho, Spanduk dan Umbul-umbul yang bergambar pasangan calon yang dibentangkan sebelum masa kampanye."

Harapannya, pemasangan alat peraga kampanye dilarang, seperti tempat ibadah termasuk halaman, rumah sakit atau tempat pelayanan kesehatan, gedung milik pemerintah dan lembaga pendidikan, seperti gedung sekolah. Apabila dibentangkan di tempat milik perseorangan atau badan swasta mesti dengan izin tertulis dari pemilik tempat tersebut.

"Paslon dan Tim Kampanye agar tidak mencetak dan memasang APK di luar ukuran yang ditetapkan, jumlah dan lokasi yang ditentukan KPU Kepulauan Meranti sesuai dengan SK Penetapan," imbaunya.

Kordiv Pengawasan, Humas dan Hubungan Lembaga ini menjelaskan, Pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) dilaksanakan dengan mempertimbangkan etika, estetika, kebersihan dan keindahan kota kawasan setempat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Jika imbauan ini tidak ditindaklanjuti, Bawaslu Kepulauan Meranti siap berkoordinasi dengan pihak Satpol PP untuk melakukan penertiban, tandasnya.

Editor : Sahdan

Berita Terkait