Bawa Sabu 8,3 Kg, Kurir Narkoba Ditembak Mati

Katakabar.com - Polisi menyita 8,3 kilogram sabu-sabu di Kota Medan dan Tanjung Balai, Sumut. Dua orang kurir yang membawa narkotika itu disergap, seorang di antaranya ditembak mati.

Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin mengatakan, kedua tersangka disergap setelah Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut menerima informasi mengenai adanya pengiriman sabu-sabu dari Kota Tanjung Balai ke Medan pada Jumat (9/10).

Petugas kemudian mengidentifikasi mobil Honda Accord biru dengan nomor polisi BK 1103 QJ yang diduga digunakan pelaku dalam pengiriman sabu-sabu itu. Sekitar pukul 23.15 WIB, kendaraan yang dikendarai Aswan alias Aseng itu dihentikan di Jalan Sisingamangaraja, Medan.

Aswan kemudian diinterogasi. Warga Desa Pahang Kecamatan Datuk Bandar Kota Tanjung Balai ini mengaku sabu-sabu yang dibawanya sudah berpindah tangan. Narkotika itu telah diambil Masirwan alias Iwan yang mengendarai sepeda motor Honda Beat. Masirwan pun dikejar hingga ke Jalan AH Nasution, Medan.

"Tim merespons melakukan kejar-kejaran, tapi tersangka tidak mau berhenti, bahkan melakukan perlawanan, dengan pistol berpeluru tajam. Kita duga buatan Rusia, bukan rakitan, tapi pabrikan," kata Martuani di RS Bhayangkara Medan, Senin (12/10).

Karena Masirwan melakukan perlawanan dan membahayakan keselamatan, kata Martuani, petugas melakukan tindakan tegas. Pria itu ditembak.

Masirwan yang terluka langsung dilarikan ke rumah sakit. Namun dia tak mampu bertahan. "Dalam perjalanan meninggal dunia," sambungnya.

Polisi mendapati 7 kilogram sabu-sabu dari tangan Masirwan. Mereka kemudian melakukan pengembangan dengan menggeledah kediaman Aswan di Kota Tanjung Balai dan menemukan 1,3 kilogram sabu-sabu.

Martuani memastikan pihaknya akan terus memburu para pelaku peredaran narkoba di Sumut. Dia berharap masyarakat membantu mempersempit ruang gerak pengedar.

 

Merdeka.com

Editor : Sany Panjaitan

Berita Terkait